Triwulan 3 Pelajaran 2, 2026.
Untuk Pelajaran Pekan Ini Bacalah: 1 Kor. 1: 17–31, Kol. 1: 20, 1 Ptr. 2: 24, Kis. 13: 16–47, 1 Kor. 2: 1–5.
AYAT HAFALAN: "Sebab pemberitaan tentang salib adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah" (1 Korintus 1: 18).
Cicero, seorang penulis dan orator Romawi kafir, pernah mengatakan kepada orang-orang Romawi untuk menjauhkan gagasan tentang salib, sebagai sarana hukuman, dari pikiran mereka. Meskipun Cicero meninggal sekitar setengah abad sebelum Yesus lahir, pernyataannya menggambarkan penghinaan yang dimiliki orang Romawi terhadap salib. Salib begitu buruk sehingga mereka bahkan tidak boleh memikirkannya.
Sebaliknya, Paulus menulis: "Pemberitaan tentang salib ... adalah kekuatan Allah" (1 Kor. 1: 18). Bagi Paulus, Salib adalah instrumen pendamaian antara Allah dan manusia (Ef. 2: 16, Kol. 1: 20), simbol tertinggi dari kerendahan hati Yesus (Flp. 2: 8), dan tempat di mana utang kita yang sangat besar telah dilunasi (Kol. 2: 14).
Salib adalah jawaban Paulus atas masalah-masalah di Korintus. Anda tidak perlu membaca jauh-jauh ke dalam Surat 1 Korintus untuk menyadari bahwa ia sangat prihatin dengan satu masalah utama: perpecahan di dalam jemaat. Paulus begitu bingung sehingga tepat setelah bagian salam (1 Kor. 1: 1–3) dan ucapan syukur (1 Kor. 1: 4–9), inilah topik pertama yang ia bahas (1 Kor. 1: 10–17). Pekan ini, kita akan beralih kepada pekabaran salib yang penuh kuasa sebagai jawaban atas masalah ini dan isu-isu lainnya di Korintus.
Pergi Ke Pelajaran:
Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat