Triwulan 2 Pelajaran 9, 2026.
Yesus sendiri menjelaskan dengan sangat kuat dan singkat mengenai hubungan-Nya dengan hukum.
Dalam Matius 5: 17-18, apakah yang dikatakan Yesus tentang hukum?
Dengan cara yang mirip seperti bagaimana batasan orang tua bagi anak mereka mengungkapkan nilai-nilai mereka, hukum Allah menyatakan karakter-Nya dan hal-hal yang penting bagi-Nya. Allah memberikan hukum-Nya untuk melindungi hubungan kita dengan-Nya dan dengan sesama, karena Dia tahu bahwa hukum-Nya akan membimbing setiap aspek hidup kita saat kita bertumbuh di dalam-Nya. Lagi pula, siapa yang belum pernah merasakan akibat buruk dari dosa, pelanggaran terhadap hukum, yang telah menyentuh hidup kita masing-masing?
Kasih kepada Yesus adalah inti dari hukum. Yesus berkata: "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku" (Yohanes 14:15). Ketika kita benar-benar mengasihi Yesus, kita secara alami terdorong untuk menaati hukum-Nya. Dan ketika kita memahami hukum-Nya dengan lebih jelas, kasih kita kepada Yesus akan semakin dalam. Bahkan yang lebih penting, menjaga pandangan kita tetap tertuju pada salib dan kematian pengganti Kristus di sana untuk kita adalah cara terbaik untuk memelihara kasih kita kepada Allah.
Itulah sebabnya Injil berjalan beriringan dengan hukum. Artinya, sebanyak apa pun kita percaya pada hukum dan pentingnya menuruti hukum itu, kita harus selalu ingat bahwa secara hukum di hadapan Allah, hukum hanya bisa menghukum. Hukum tidak pernah mengampuni, tidak membenarkan, dan tidak menebus. Sebaliknya, hukum menunjukkan mengapa kita perlu diampuni, dibenarkan, dan ditebus. Oleh karena itu, bersama hukum, bahkan sebagai dasar pemahaman kita akan hukum, adalah Injil-kematian Kristus bagi kita, yang diperhitungkan kepada kita, bukan karena kita menuruti hukum, tetapi oleh iman.
Bacalah ayat-ayat berikut ini: Roma 3: 28; Roma 4: 13–16; Galatia 2: 16; Galatia 3: 13; Filipi 3: 9. Apakah yang ayat-ayat ini ajarkan agar kita yang percaya pada pentingnya hukum tidak menjadi legisme?
Pergi Ke Pelajaran:
Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat