Triwulan 2 Pelajaran 9, 2026.
Untuk Pelajaran Pekan Ini Bacalah: Hakim-hakim. 14; Markus 9:42-48; Roma 3:20; Matius 5:17, 18; Roma 3: 28; Matius 7:24-29.
AYAT HAFALAN: "Untuk selama-lamanya aku tidak melupakan titah-titah-Mu, sebab dengan itu Engkau menghidupkan aku. Aku kepunyaan-Mu, selamatkanlah aku, sebab aku mencari titah-titah-Mu" (Mazmur 119: 93, 94).
Tanpa diragukan, dosa adalah penghalang terbesar dalam menjalin hubungan yang dekat dengan Allah. Bukan hanya dosa memisahkan kita dari Allah saat ini (Yesaya 59:2), tetapi juga menipu, menyakiti, menguasai, dan pada akhirnya membinasakan kita. Pergumulan kita melawan dosa dan keegoisan adalah pergumulan terbesar yang akan pernah kita hadapi, dengan implikasi yang sangat besar, bahkan kekal.
Beberapa orang menganggap dosa hanyalah bagian biasa dari kehidupan. Lagi pula, adalah sifat manusia untuk mengejar kesenangan. Namun, apakah kita meremehkan dosa karena masyarakat telah menjadi terlalu nyaman dengannya? Kita bisa saja menghindar membahas soal dosa karena takut menyinggung orang lain jika kita menyebutnya apa adanya, tetapi pada akhirnya, semakin kita memilih hidup nyaman bersama dosa, semakin jauh kita tergelincir dari hubungan yang sehat dengan Allah.
Ya, setiap orang berbuat dosa, dan pikiran, motivasi, tindakan, serta kata-kata kita bisa menyakiti orang lain, diri sendiri, dan Allah. Pada akhirnya, dosa menghancurkan hubungan kita dengan Allah, tetapi Allah telah menyatakan diri-Nya kepada kita melalui pengenalan akan hukum-Nya, yang menerangi dosa dalam hidup kita.
Pekan ini, mari kita pelajari alasan mengapa Allah memberikan hukum-Nya kepada kita, dan ketika seseorang melanggar hukum Allah dan karena itu berdosa, apa atau siapa yang dapat menolong memulihkan hubungan mereka dengan Allah.
Pergi Ke Pelajaran:
Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat