Triwulan 2 Pelajaran 4, 2026.
Jika Anda memikirkan kata-kata yang telah Anda ucapkan selama 24 jam terakhir, bagaimana Anda akan menilainya? Apakah kata-kata itu penuh kasih, baik, penuh sukacita, membangun, atau justru frustrasi, lelah, cemas, marah, bergosip, atau bahkan jahat? Alkitab berkata, "Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati” (Matius 12:34). Ketika hati kita dipenuhi "sampah", maka itulah yang keluar melalui kata-kata kita.
Kita semua pernah merasakan frustrasi, kelelahan, atau stres, dan kondisi pikiran itu memengaruhi apa yang keluar dari mulut kita (sering kali kata-kata yang kita sesali kemudian). Sebaliknya, saat hati kita dipenuhi kasih terhadap seseorang, hal itu tercermin melalui ucapan kita.
Dengan cara yang sama, Firman Allah menyatakan isi hati dan maksud-Nya terhadap kita. Sungguh luar biasa memikirkan bahwa kata-kata itu―langsung dari hati Allah ada dalam tangan kita melalui Alkitab. Luar biasa juga melihat kuasa yang dimiliki firman Allah sepanjang sejarah.
"Adalah suatu hal memperlakukan Alkitab sebagai satu buku petunjuk moral yang baik, yang perlu diperhatikan sejauh tetap sesuai dengan semangat zaman dan kedudukan kita dalam dunia; adalah suatu hal yang lain untuk menghormati Alkitab itu sebagaimana adanya,-firman Allah yang hidup,-firman yang merupakan hidup kita, firman yang membentuk perbuatan kita, perkataan kita dan pikiran kita. Menahan firman Allah sebagai suatu perkara yang kurang daripada ini berarti menolaknya. Dan penolakan ini oleh orang-orang yang mengaku memercayainya, adalah merupakan penyebab utama keragu-raguan dan ketidakperdulian terhadap agama di kalangan orang muda"-Ellen G. White, Membina Pendidikan Sejati, hlm. 245.
Pertanyaan-Pertanyaan untuk Diskusi:
1. Apa saja alasan logis dan rasional yang Anda miliki untuk iman Anda? Mungkin jauh lebih banyak dari yang Anda sadari.
2. Bagaimana Anda dapat memastikan bahwa studi Alkitab dan doa adalah dasar dari hubungan Anda dengan Tuhan? Bisakah seseorang benar-benar memiliki hubungan dengan Allah tanpa keduanya?
3. Jika seseorang ingin memperdalam hubungannya dengan Allah, dari mana Anda akan menyarankan mereka mulai membaca Alkitab?
4. Bagaimana Anda dapat hidup dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah? (Ulangan 8:3) Seperti apakah penerapannya dalam kehidupan sehari-hari Anda?
5. Apa yang dikatakan ayat-ayat berikut tentang firman Allah? Ibrani. 11: 3; Mazmur 33:6; Matius 11:4, 5; 1 Tesalonika 4:16; Efesus 6:17; Yakobus 1:21.
Ringkasan: Alkitab itu hidup dan penuh kuasa, dan membacanya adalah fondasi utama untuk bertumbuh dalam hubungan kita dengan Allah. Alkitab tidak hanya mengajarkan kita tentang karakter Allah yang luar biasa dan interaksi-Nya dengan manusia sepanjang sejarah dunia, tetapi juga berbicara langsung kepada kita hari ini saat kita datang dengan kerendahan hati.
Pergi Ke Pelajaran:
Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat