Triwulan 2 Pelajaran 4, 2026. 


Download Powerpoint




Rabu, 22 April 2026.

Klaim Alkitab


Apa yang mungkin berubah di rumah Anda jika Anda melihat kepada Alkitab saat membuat keputusan besar, masalah hubungan, atau tantangan hidup? Apa yang mungkin berubah di tempat kerja atau gereja Anda jika perkataan Alkitab benar-benar menjadi lensa yang digunakan orang untuk memandang dunia dan memilih untuk menjalani hidup?

Para penulis Alkitab mengetahui betapa berharganya perkataan Alkitab. Tidak ada buku lain yang dapat berbicara kepada hidup Anda seperti kata-kata ini. Perkataan itu bisa saja hanya tertulis di halaman Alkitab Anda, tetapi bagaimana Anda bisa menyimpannya di dalam hati?

Apakah nasihat Daud dalam Mazmur 119: 11, dan bagaimanakah Anda dapat mengikutinya? (Lihat juga Ibrani 4: 12.)

Salah satu klaim yang Alkitab buat tentang dirinya sendiri dapat ditemukan dalam Ibrani 4: 12. Sebuah pedang bermata dua itu kuat dan tajam, tetapi Alkitab dapat melakukan apa yang tidak bisa dilakukan alat manusia terhadap jiwa manusia. Alkitab menggambarkan dirinya sebagai sesuatu yang hidup. Mungkin Anda bertanya-tanya bagaimana ini bisa terjadi, mengingat Alkitab ditulis ribuan tahun yang lalu, tetapi Yesus berkata, “Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup” (Yohanes 6:63). Jika hati Anda hancur atau hidup Anda sedang berantakan, Allah dapat berbicara melalui firman-Nya ke dalam dunia Anda dan mengubah segalanya. Perjanjian Lama juga menggambarkan firman Allah sebagai sesuatu yang sangat aktif dan sama sekali tidak stagnan atau pasif (lihat Yesaya 55:11). Ketika Daud merenungkan dampak firman Allah dalam hidupnya, ia menulis, “Inilah penghiburanku dalam sengsaraku, bahwa janji-Mu menghidupkan aku" (Mazmur 119:50).

Mungkin Anda pernah mengalami kelaparan yang berat dalam hidup Anda, atau mungkin Anda pernah berpuasa atau menjalani diet. Bukankah makanan terasa sangat lezat ketika Anda lapar? Dalam arti rohani, Alkitab adalah makanan bagi jiwa kita.

Jika jiwa Anda kosong dan lapar, bukalah Firman yang hidup itu. Bacalah Yeremia 15: 16, 1 Petrus 2: 2, dan Matius 4: 4.

Firman Allah itu terasa “lezat” bagi pikiran dan hati, dan ketika kita membacanya, firman itu akan mengenyangkan dan menopang kita sebagaimana yang dijanjikan.

Kata-kata dalam Alkitab kita berasal dari Allah sendiri. Allah mengirimkan firman itu secara khusus untuk kita dan juga untuk setiap orang lain yang mencari Dia. Ketika kita membacanya dengan hati yang terbuka dan penuh doa, firman itu tidak akan sia-sia.

Pergumulan apakah dalam hidup Anda saat ini yang dibahas oleh Alkitab? Mengapa Anda tidak boleh membiarkan diri sendiri menghalangi Anda untuk mengikuti apa yang firman itu katakan?



Pergi Ke Pelajaran:

Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat


Penuntun Guru

Bagikan ke Facebook

Bagikan ke WhatsApp