Triwulan 2 Pelajaran 4, 2026.
Kemampuan kita untuk menerima pengajaran dari Firman Allah (Ayub 22:22) sangat bergantung pada keadaan hati kita saat kita datang kepada Alkitab. Bagaimanakah 1 Korintus 2: 14 menjelaskan hal ini?
Memiliki pemahaman rohani berarti memiliki wawasan dan pengertian rohani. Maka masuk akal bahwa orang yang terbuka secara rohani akan mendapatkan pemahaman yang sangat berbeda dari orang yang tertutup secara rohani saat membaca Alkitab. Seseorang yang menganggap Alkitab sebagai sesuatu yang bodoh tidak akan mencari kebenaran di dalamnya.
Jadi, sikap kita terhadap Alkitab dan cara kita membacanya sangat penting dalam hal pertumbuhan hubungan dengan Allah. Bagaimanakah Paulus menjelaskan hal ini dalam 1 Tesalonika 2: 13?
Firman Allah bekerja di dalam kita ketika kita percaya. Ketika Anda membuka Alkitab dan percaya bahwa Allah ingin berbicara kepada Anda melalui kata-kata di dalamnya, maka Dia benar-benar akan berbicara dan bekerja dalam hidup Anda. Namun, itu banyak bergantung pada iman dan harapan Anda. Kabar baiknya adalah jika iman Anda lemah, Allah dapat membuatnya bertumbuh (Markus 9:24), bahkan jika hanya sebesar biji sesawi (Lukas. 17: 6).
Salah satu tujuan besar dari Alkitab adalah untuk menyatakan kebenaran dalam hidup kita, mengenai kondisi hubungan kita dengan Allah dan bagaimana cara memperbaikinya. Jika hati Anda terbuka terhadap Roh Kudus, dan jika Anda mendekati Firman dengan kerendahan hati, maka Anda akan selalu mengalami perubahan―meskipun perubahan itu tidak selalu langsung terasa setiap hari, karena pertumbuhan sering kali berlangsung secara bertahap. Namun, jika kita tetap dalam sikap apatis dan dosa, dan tidak bersedia berubah, maka pembacaan Alkitab tidak akan banyak berguna bagi kita. Roh Kudus mendorong kita untuk mendekat kepada Yesus Kristus. Apakah kita ingin melangkah lebih dekat? Jika ya, maka kita akan menjadi “bijak untuk memperoleh keselamatan" (2 Timotius 3:15), dan kita akan melihat hal-hal yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya.
Bagaimanakah keadaan hati dan pikiran saya saat saya membaca Alkitab? Apakah saya hanya membawa pendapat saya sendiri dan berusaha membenarkannya, atau saya datang dengan hati dan pikiran terbuka, siap dengan iman seperti anak kecil untuk melihat apa yang Tuhan ingin sampaikan hari ini? Mengapa jawaban ini sangat penting?
Pergi Ke Pelajaran:
Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat