Triwulan 1 Pelajaran 4, 2026.
"Semua cinta kasih seorang ayah yang turun dari generasi ke generasi melalui saluran hati manusia, semua sumber kelembutan yang telah terbuka dalam jiwa manusia, hanyalah seperti aliran kecil dibandingkan dengan lautan yang tak terbatas jika disandingkan dengan kasih Allah yang tak terhingga dan tak pernah habis. Lidah manusia tak dapat mengungkapkannya; pena tak dapat menggambarkannya. Engkau boleh merenungkannya setiap hari dalam hidupmu; engkau boleh dengan tekun menyelidiki Kitab Suci untuk memahaminya; engkau boleh mengerahkan segenap daya dan kemampuan yang telah diberikan Allah kepadamu dalam usaha untuk memahami kasih dan rahmat Bapa surgawi; namun masih tetap ada sesuatu yang tak terbatas melampaui pemahaman kita. Engkau boleh mempelajari kasih itu selama berabad-abad, namun engkau tak akan pernah sepenuhnya memahami panjang dan lebar, kedalaman dan tingginya kasih Allah dalam memberikan Anak-Nya untuk mati bagi dunia. Kekekalan itu sendiri tak akan pernah dapat sepenuhnya mengungkapkannya. Namun, saat kita mempelajari Alkitab dan merenungkan kehidupan Kristus serta rencana penebusan, tema besar ini akan semakin terbuka bagi pemahaman kita"-Ellen G. White, Testimonies for the Church, vol. 5, hlm. 740.
"Saat kita menerima pelatihan, seperti yang dilakukan Musa di sekolah Kristus, apa yang akan kita pelajari?- Menjadi tinggi hati ?- Memiliki pandangan yang terlalu tinggi tentang diri kita sendiri?-tentu saja tidak. Semakin banyak yang kita pelajari di sekolah ini, semakin kita bertumbuh dalam kelemahlembutan dan kerendahan hati. Kita tidak boleh merasa bahwa kita telah mempelajari segala sesuatu yang layak untuk diketahui. Kita harus menggunakan sebaik mungkin talenta yang telah diberikan Allah kepada kita, sehingga ketika kita diubahkan dari kefanaan ke dalam keabadian, kita tidak meninggalkan apa yang telah kita peroleh, tetapi dapat membawanya bersama kita hingga pada kehidupan yang akan datang. Sepanjang kekekalan yang tiada akhir, Kristus dan karya penebusan-Nya akan menjadi tema utama dalam pembelajaran kita”Ellen G. White, Manuscript 36, 1885.
Pertanyaan-Pertanyaan untuk Diskusi:
1. Apa sajakah pengalaman Anda dalam merasakan kasih Tuhan secara langsung? Dalam kelas, diskusikan berbagai cara yang telah membuat Anda mengenal dan mengalami kasih-Nya.
2. Apa sebenarnya makna dari pernyataan bahwa Yesus datang "mengambil rupa seorang hamba" (Flp. 2: 7)? Bandingkan dengan Roma 8: 3. Diskusikan ayat-ayat ini dengan mempertimbangkan maknanya satu sama lain.
3. Tantangan apa sajakah yang dihadapi gereja di daerah Anda dalam menjaga kesatuan? Apa pun permasalahannya, mengapa kesediaan untuk rendah hati dan tidak melakukan apa pun yang merupakan "kepentingan diri sendiri atau kesombongan" (Flp. 2: 3) merupakan langkah awal yang baik untuk mulai menyelesaikan masalah-masalah tersebut?
Pergi Ke Pelajaran:
Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat