Triwulan 1 Pelajaran 2, 2026. 


Download Powerpoint




Kamis, 8 Januari 2026.

Kuasa Doa


Bacalah Kolose 1: 9-12. Apakah permohonan khusus yang Anda temukan dalam doa Paulus?

Paulus berdoa "supaya kamu dipenuhi dengan pengetahuan akan kehendak-Nya." Paulus menggambarkan pengenalan akan kehendak Allah sebagai "hikmat dan pengertian yang benar" (Kol. 1: 9). Hikmat, pertama-tama, datang dengan memercayai Allah sepenuhnya, bersedia melakukan kehendak-Nya (Yoh. 7: 17), dan tidak bersandar pada pengertian kita sendiri (Ams. 3: 5). Namun, yang sering timbul adalah, "Apa kehendak Allah bagi saya dalam situasi ini?" Ada tiga sumber utama di mana kita dapat belajar tentang kehendak Allah saat kita mencarinya dengan doa yang sungguh-sungguh:

1. Sumber hikmat yang paling penting adalah Alkitab itu sendiri. "Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku" (Mzm. 119: 105).
2. Allah telah memberikan kita hikmat khusus untuk hari-hari terakhir melalui Roh Nubuat (Why. 12:17, Why. 19:10) sebagaimana dinyatakan melalui tulisan-tulisan Ellen White. Alkitab mendorong kita untuk "Percayalah kepada TUHAN, Allahmu, dan kamu akan tetap teguh! Percayalah kepada nabi-nabi-Nya, dan kamu akan berhasil!" (2 Taw. 20:20).
3. Kehendak dan pimpinan Allah juga dapat diketahui, melalui keadaan pemeliharaan Tuhan, dengan memohon kepada-Nya untuk membuka atau menutup pintu (lihat Kol. 4: 3).
4. Roh Kudus membimbing kita saat belajar mengenali suara-Nya: "dan telingamu akan mendengar perkataan ini dari belakangmu, Inilah jalan, berjalanlah mengikutinya, entah kamu menganan atau mengiri" (Yes. 30: 21).

Paulus berdoa agar jemaat Kolose dapat "hidup layak di hadapan Tuhan" (Kol. 1: 10). Tentu saja, tidak ada seorang pun yang pada hakikatnya "layak," tetapi Allah menganggap kita layak oleh anugerah-Nya dan memanggil kita untuk hidup sesuai dengan panggilan yang mulia itu (Ef. 4: 1; 1 Tes. 2: 12). Paulus menggunakan kata kerja “hidup" tiga kali dalam surat ini (Kol. 2: 6; Kol. 3: 7; Kol. 4: 5). Kata ini berarti hidup dan bertindak sesuai dengan hukum Allah (Kel. 18: 20), yang hanya dapat dilakukan melalui pekerjaan Roh Kudus (Yeh. 36: 27).

Paulus juga berdoa agar hidup mereka (dan hidup kita) "berkenan sepenuhnya" kepada Tuhan, lalu ia menyebutkan beberapa cara untuk mencapainya: "berbuah dalam segala pekerjaan yang baik" (Kol. 1: 9, 10); kemudian "bertumbuh dalam pengetahuan yang benar akan Allah" (Kol. 1: 10); dan akhirnya, "mengucap syukur” (Kol. 1: 12).

Jika seseorang bertanya kepada Anda, "Bagaimanakah Anda tahu bahwa Allah sedang membimbing Anda ke satu arah atau arah lainnya?" bagaimanakah Anda menjawabnya-dan mengapa?



Pergi Ke Pelajaran:

Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat


Penuntun Guru

Bagikan ke Facebook

Bagikan ke WhatsApp