Triwulan 1 Pelajaran 2, 2026.
Untuk Pelajaran Pekan Ini Bacalah: Flp. 1: 1–18; 1 Kor. 13: 1-8; Yer. 17: 9; Kol. 1: 1-12; 1 Ptr. 1: 4; Mzr. 119: 105; Yes. 30: 21.
AYAT HAFALAN: "Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus" (Filipi 1: 6).
Paulus dengan sengaja memulai surat-suratnya dengan kata-kata salam dan ucapan syukur. "Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, menyertai kamu. Kami selalu mengucap syukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus" (Kol. 1: 2, 3).
Kita, seperti Paulus, memiliki banyak hal untuk disyukuri. Kita telah mengalami kasih karunia Allah dengan cara-cara yang luar biasa, bahkan dengan cara yang tidak dapat dimengerti oleh para malaikat. Hal yang sama berlaku untuk karunia damai sejahtera dari Allah, yang mencakup keselarasan dengan-Nya dan pengharapan yang mengalir dari kasih-Nya.
Dalam hubungan antarmanusia, kita dapat memberi dan menunjukkan penghargaan kepada orang lain serta berharap bahwa mereka juga menghargai apa yang kita lakukan bagi mereka. Orang tua berdoa agar anak-anak mereka kelak mengasihi Allah dan menghargai, setidaknya suatu hari nanti, jika tidak sekarang, pengorbanan nyata yang telah mereka lakukan demi memberikan pendidikan terbaik bagi mereka. Tetapi, sebagai manusia, kita melakukan banyak , dan kita belajar dari kesalahan itu (atau paling tidak kita harus).
Pekan ini, kita akan merenungkan kata-kata pendahuluan Paulus tentang ucapan syukur dan doa dalam kitab Filipi dan Kolose, yang dapat memperkaya dan menguatkan kehidupan berdoa kita.
Pergi Ke Pelajaran:
Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat