Triwulan 4 Pelajaran 2, 2026.
Allah memanggil para nabi pada waktu-waktu tertentu untuk tujuan-tujuan khusus. Mereka ada di sana dengan berbagai pekabaran yang dibutuhkan untuk waktu itu. Dalam konteks ini, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh percaya bahwa Ellen G. White adalah salah satu orang yang menunjukkan manifestasi modern dari karunia nubuat, yang berfungsi seperti nabi nonkanonik (lebih lanjut tentang hal ini dalam pelajaran-pelajaran mendatang).
Ellen Harmon [White] menerima panggilan pertamanya pada bulan Desember 1844, beberapa minggu setelah orang-orang Advent pengikut Miller mengharapkan Yesus kembali berdasarkan Daniel 8: 14: "Sampai lewat dua ribu tiga ratus petang dan pagi, lalu tempat kudus itu akan dipulihkan dalam keadaan yang wajar." Meskipun William Miller tidak pernah menetapkan tanggal yang pasti, para pengikutnya akhirnya memandang tanggal 22 Oktober 1844, berdasarkan perhitungan waktu Alkitab untuk Hari Perdamaian, sebagai tanggal Kristus akan kembali ke bumi.
Keyakinan ini membawa antisipasi yang luar biasa bagi ribuan demi ribuan orang di Amerika Utara dan wilayah lain di dunia. Segera mereka akan bersatu dengan Juruselamat mereka di surga. Miller juga menjadi penuh dengan kegembiraan dan antusiasme saat Kedatangan yang diharapkan itu semakin dekat. Namun, Kristus tidak muncul, dan orang-orang percaya Millerite mengalami salah satu peristiwa sejarah yang paling menghancurkan, Kekecewaan Besar.
Inilah latar di mana Allah memberikan penglihatan pertama kepada Ellen Harmon [White]. Pekabaran utamanya adalah untuk mendorong dia dan orang-orang percaya yang kecewa bahwa Allah masih menyertai mereka terlepas dari penafsiran mereka yang keliru. Penglihatan itu menunjuk ke sebuah jalan yang menuju dari bumi ini ke Yerusalem surgawi. Di jalan ini ada orang-orang percaya Advent yang sedang melakukan perjalanan ke Kota Suci.
"Jika mereka tetap memusatkan pandangan mereka pada Yesus, yang berada tepat di depan mereka, memimpin mereka ke kota itu, mereka aman" —Ellen G. White, Spiritual Gifts, jld. 2, hlm. 31.
Penglihatan ini adalah kabar baik. Allah mulai menciptakan sebuah pergerakan baru dari kebingungan akibat kekecewaan itu. Yesus masih menyertai mereka. Dia masih akan kembali. Dia masih memimpin mereka di jalan keselamatan. Mereka hanya harus menjaga mata mereka tetap "terpusat pada" Dia. Mereka memiliki alasan yang kuat untuk tidak putus asa, bahkan di tengah begitu banyak kekacauan dan kekecewaan. Demikianlah, Ellen G. Harmon [White], seorang remaja berusia 17 tahun, dipanggil ke dalam pelayanan kenabian.
Jalannya bukanlah jalan yang mudah, terutama di masa-masa awal. Meskipun karunia ini secara bertahap diterima sebagai sesuatu yang asli, Ellen G. White merasa takut untuk menjadi utusan Allah. Menjadi nabi Allah tidak pernah mudah atau bergengsi. Jadi, bagaimanakah Ellen White akan tunduk pada panggilan Allah?
Pekan depan kita akan melhat lebih dekat pekerjaan khusus dan tantangan-tantangan yang dihadapi oleh para nabi Perjanjian Lama, beberapa di yang akan kita pelajari pada hari Jumat depan.
Untuk mengetahui lebih lanjut, kunjungi https://whiteestate.org/absg/2
Pergi Ke Pelajaran:
Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat