Triwulan 2 Pelajaran 11, 2026. 


Download Powerpoint




Rabu, 10 Juni 2026.

Jalan ke Emaus


Beberapa pekan terakhir ini adalah perjalanan emosi yang naik-turun bagi dua murid saat mereka memutar ulang dalam pikiran mereka peristiwa dan percakapan yang telah mereka alami. Masuknya Yesus dengan kemenangan ke Yerusalem dan pembersihan Bait Allah. Paskah di ruang atas. Doa-doa Yesus di Getsemani. Pengkhianatan yang mengerikan oleh Yudas. Pengadilan, ejekan, pemukulan. Tubuh Yesus yang memar tergantung di kayu salib dan kata-kata terakhir-Nya sebelum Ia mengembuskan napas terakhir saat langit sore menjadi gelap. Robeknya tirai Bait Allah. Kubur orang-orang benar yang terbuka. Tubuh Yesus diturunkan dengan lembut dari salib dan dibaringkan di kubur sebelum hari Sabat. Dan kemudian, kebingungan, kekecewaan, dan pertanyaan dalam benak para murid. Bagaimana mereka bisa begitu salah?

Para pengikut Yesus merasa kecewa, putus asa, dan bingung. Ini adalah kemunduran terbesar dalam hidup mereka. Apa yang tidak mereka sadari adalah bahwa ini hanyalah satu momen dalam kisah terbesar sepanjang masa. Ketika dua dari mereka berjalan di jalan menuju Emaus, Yesus menampakkan diri dan berjalan bersama mereka.

Bacalah percakapan dalam Lukas 24: 13-27 dan pikirkan tentang dua sudut pandang yang berbeda: dua murid itu dan Yesus.

Setelah mata mereka terbuka, kedua pengikut itu segera bergegas kembali ke Yerusalem untuk menceritakan apa yang telah terjadi di jalan itu (Lukas 24: 33, 34). Ketika Yesus datang dan berdiri di tengah-tengah mereka, mereka sangat ketakutan. Perhatikan pertanyaan-pertanyaan-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu?”” (Lukas 24: 38).

Ini juga adalah pesan Yesus bagi kita hari ini. Terlalu sering, kita lupa bahwa Yesus berjalan bersama kita di lembah-lembah kehidupan. Terlalu sering kita tidak mengenali-Nya. Terlalu sering kita lupa bahwa ada lebih banyak hal dalam cerita ini. Terlalu sering kita merasa gelisah dan membiarkan keraguan muncul dalam hati kita, lupa bahwa Yesus memegang hidup kita dengan aman di tangan-Nya. Dan terlalu sering kita berpikir bahwa kita lebih tahu daripada Yesus tentang apa yang sebenarnya terjadi dalam hidup kita (Luk. 24: 18).

Alkitab memberikan nasihat yang sangat baik tentang bagaimana kita sebagai orang Kristen dapat merespons tantangan dan kemunduran. Luangkan waktu untuk mempelajari bagian-bagian pendek ini: Roma 8:28; Filipi 4:4-13; Yakobus 1:2-4, 12; dan 2 Korintus 12:9, 10. Sebagai bagian dari pelajaran Anda, tuliskan tiga pesan utama yang dapat Anda bagikan kepada seseorang yang sedang menghadapi kemunduran saat ini, dengan mengingat 2 Korintus 1: 4.



Pergi Ke Pelajaran:

Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat


Penuntun Guru

Bagikan ke Facebook

Bagikan ke WhatsApp