Triwulan 1 Pelajaran 10, 2026.
Untuk Pelajaran Pekan Ini Bacalah: Kolose 2; Ibr. 7: 11; Yes. 61: 3; 1 Kor. 3: 6; Ul. 31: 24-26; Rm. 2: 28, 29; Rm. 7: 7.
AYAT HAFALAN: "Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat; semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus" (Kolose 2: 16, 17).
Pernahkah Anda ditanya mengapa Anda memelihara hari Sabat? Bahkan ayat hafalan pekan ini digunakan sebagai “bukti” untuk menentangnya. Namun, ayat tersebut sebenarnya ditulis bukan mengenai perintah keempat, melainkan sebagai tanggapan terhadap kesalahan yang diajarkan oleh beberapa guru palsu di dalam gereja. Apa saja kesalahan tersebut?
Pertama, ajaran sesat itu digambarkan sebagai "filsafat," "tradisi manusia," "roh-roh dunia," dan yang "tidak menurut Kristus" (Kol. 2: 8).
Hal itu juga melibatkan sunat dan pemeliharaan hari-hari raya Yahudi (Kol. 2: 11, 16), bersama dengan upacara penyucian Yahudi dan peraturan-peraturan yang berkaitan dengan makanan (Kol. 2: 16, 21). Ajaran itu juga mencakup penyembahan malaikat atau upaya untuk meniru ibadah kepada malaikat (Kol. 2: 18).
Dan, akhirnya, ajaran itu didasarkan pada "perintah-perintah dan ajaran manusia" dan kemungkinan melibatkan praktik-praktik asketisme (Kol. 2: 22, 23).
Para guru palsu ini jelas religius dan tulus, tetapi mereka juga salah memahami Injil. Pekan ini kita akan melihat alasannya. Dan kita akan melihat mengapa ayat hafalan itu tidak ada hubungannya dengan pemeliharaan Sabat hari ketujuh.
Pergi Ke Pelajaran:
Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat