Triwulan 1 Pelajaran 10, 2026. 


Download Powerpoint




Minggu, 1 Maret 2026.

Hikmat dan Pengetahuan Allah


Ayub bertanya, "Tetapi di mana hikmat dapat diperoleh, di mana tempat akal budi? (Ayub 28: 12). Paulus menjawab: Di dalam Kristus, "sebab di dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan" (Kol. 2: 3; bandingkan dengan 1 Kor. 1: 30). Jika kita memiliki Kristus, kita memiliki segalanya, bahkan "segala kekayaan dan keyakinan pengertian" dari tujuan hidup (Kol. 2: 2). Melalui-Nya, rahasia Allah-yang mencakup seluruh rencana keselamatan telah dinyatakan.

Bacalah Kolose 2: 1-7. Apakah tujuan Paulus menulis surat ini?

Kata Yunani paraklēthōsin berarti “mendorong" atau "menguatkan" (Kol. 2: 2). Keinginan Paulus bukan hanya untuk membantu orang-orang percaya di Kolose untuk mengenali ajaran-ajaran palsu, tetapi juga untuk mempersatukan mereka dalam kasih Kristen. Bentuk kata kerja yang digunakan untuk kedua kata kerja tersebut menunjukkan keyakinan Paulus bahwa surat ini akan mencapai tujuannya.

Namun, ia memuji mereka karena "tertib hidupmu dan keteguhan imanmu dalam Kristus" (Kol. 2: 5).

Istilah Yunani taxis, yang diterjemahkan sebagai “tata tertib", digunakan dalam Perjanjian Baru untuk merujuk pada peraturan imamat Harun (Luk. 1: 8; Ibr. 7: 11) dan peraturan Melkisedek (Ibr. 5: 6, 10; Ibr. 6: 20; Ibr. 7: 11, 17), tetapi Paulus menerapkannya untuk keteraturan gereja (1 Kor. 14: 40), termasuk di sini. Kadang-kadang ada kecenderungan untuk menganggap peraturan dan organisasi gereja hanya sebagai lembaga keagamaan tanpa makna teologis.

Namun, dengan memberikan pedoman tentang ketertiban dalam ibadah (lihat, misalnya, 1 Korintus 11) serta menetapkan syarat-syarat bagi para penatua dan diaken (1 Timotius 3; Titus 1), Paulus sangat berhati-hati dalam menjaga keteraturan gereja. Dengan cara ini, hikmat Allah dan ajaran Alkitab tetap terpelihara dan tersebar luas.

Sebagai hasil dari ajaran yang benar yang telah diterima jemaat Kolose dari rekan-rekan Paulus, mereka memiliki "keteguhan" dalam iman. Iman mereka tidak dapat digoyahkan karena didasarkan pada fondasi Alkitab yang kokoh, yang jika dipegang teguh akan membantu melindungi mereka dari kesesatan yang disebarkan oleh para pengajar palsu.

Bagaimanakah pengalaman Anda sendiri tentang perlunya "keteraturan" dalam kehidupan rohani Anda?



Pergi Ke Pelajaran:

Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat


Penuntun Guru

Bagikan ke Facebook

Bagikan ke WhatsApp