Triwulan 3 Pelajaran 7, 2026.
Bacalah tulisan Ellen G. White, "Kebutuhan akan Kasih", The Advent Review and Sabbath Herald, 28 Agustus 1888, hlm. 545, 546.
"Bagaimanapun tingginya pekerjaan seseorang, yang hatinya tidak dipenuhi kasih kepada Allah dan sesamanya manusia ia bukanlah murid Kristus yang benar. Walaupun dia mempunyai iman yang besar dan mempunyai kuasa untuk melakukan tanda-tanda ajaib, namun tanpa kasih imannya akan menjadi sia-sia. Dia mungkin menunjukkan kebaikan yang besar; tetapi seandainya dia, dari beberapa alasan yang lain daripada kasih sejati, menyerahkan seluruh hartanya untuk menjamu orang miskin, perbuatan yang demikian tidak menjadi alasan untuk memperkenankan Allah. Dalam semangatnya, dia mungkin menjadi seorang yang mati syahid, namun jika dia tidak digerakkan oleh kasih, dia akan dianggap oleh Allah sebagai seorang yang suka memperdaya diri sendiri atau seorang munafik yang berambisi"—Ellen G. White, Kisah Para Rasul, hlm. 261.
"Kita sudah berlimpah dengan khotbah. Yang paling dibutuhkan ... adalah kasih bagi jiwa-jiwa yang binasa, kasih yang datang dalam aliran yang kaya dari takhta Allah. Kekristenan sejati menyebarkan kasih kepada semua makhluk. Ia menyentuh setiap bagian vital, otak, hati, tangan yang menolong, kaki, memungkinkan manusia untuk berdiri teguh di tempat mana Allah meminta mereka berdiri, sehingga mereka tidak akan membuat jalan yang bengkok bagi kaki mereka, agar orang yang lumpuh tidak tersesat. Kasih Kristus yang membara dan menghancurkan bagi jiwa-jiwa yang binasa adalah kehidupan dari seluruh sistem Kekristenan"—Ellen G. White, Lift Him Up, hlm. 134.
"Hanya kasih yang mengalir dari hati Kristus yang dapat menyembuhkan. Hanya ia pada siapa kasih mengalir, seperti getah dalam batang pohon atau darah dalam tubuh, dapat memulihkan jiwa yang terluka"—Ellen G. White, Membina Pendidikan Sejati, hlm. 102.
Pertanyaan-Pertanyaan untuk Diskusi:
1. Apakah menurut Anda daftar ciri-ciri positif kasih dari Paulus sudah lengkap? Jika tidak, elemen lain apa yang akan Anda tambahkan ke daftar tersebut?
2. Menurut Anda, apakah yang dimaksud Paulus dengan perintah "Kejarlah kasih itu" (1 Kor. 14: 1)? Apakah hubungannya ini dengan apa yang ia katakan dalam 1 Korintus 13: 4–7?
3. Ciri kasih manakah yang paling perlu Anda praktikkan dalam kehidupan sehari-hari? Ciri mana yang lebih diperlukan di gereja lokal Anda? Oh ya, mengapa Paulus membandingkan kasih dengan karunia-karunia rohani seperti karunia nubuat, bahasa roh, dan pengetahuan (1 Kor. 13: 8)?
4. Paulus mengisyaratkan bahwa kasih adalah solusi utama bagi kurangnya persatuan di antara anggota jemaat di Korintus. Mengapa? Bagaimanakah hal ini berlaku untuk jemaat-jemaat kita saat ini?
Pergi Ke Pelajaran:
Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat