Triwulan 2 Pelajaran 8, 2026.
Luangkan waktu hari ini untuk mempelajari Ibrani 11, pasal iman yang sejati. Bacalah dengan suara lantang tanpa berhenti. Kemudian baca untuk kedua kalinya, dan tuliskan pemikiran Anda untuk pertanyaan-pertanyaan berikut:
* Bacalah kembali ayat 1. Apakah yang Anda harapkan hari ini tetapi belum bisa Anda lihat? (Pikirkan tentang kebutuhan langsung dan mimpi kekal Anda.)
* Apakah peran iman dalam kesaksian pribadi Anda dan dalam pertobatan Anda?
* Bacalah kembali ayat 3, tentang Allah dan Penciptaan. Mengapa keberadaan Allah Sang Pencipta, dalam banyak hal, seharusnya menjadi hal yang paling mudah untuk dipercayai?
* Bacalah ayat 6 dan tuliskan pesan ayat ini dengan kata-kata Anda sendiri.
* Ayat 7-40 menjelaskan kehidupan berbagai tokoh Alkitab. Mengapa iman menjadi faktor sentral yang mendefinisikan kekuatan hubungan mereka dengan Allah?
Mengenal Allah dan memiliki hubungan yang hidup dan kuat dengan-Nya memerlukan iman. Bagaimana Anda dapat menguatkan iman Anda sendiri atau mendorong seseorang yang imannya sedang goyah? Berikut beberapa gagasan:
Iman yang kecil (seperti biji sesawi) sangatlah kuat dan sudah cukup untuk memulai hubungan dengan Allah (Matius 17:20). Selama Anda bersedia bekerja bersama-Nya, Allah akan membantu iman Anda bertumbuh.
Iman datang dari mendengar Allah berbicara kepada kita melalui Firman-Nya, Alkitab (Roma 10:17). Komitmenlah untuk mempelajari Alkitab dan berdoa setiap hari.
Mintalah kepada Allah untuk menambahkan iman Anda (Luk. 17: 5). Seperti ayah yang datang kepada Yesus dengan anak yang kerasukan dan yang "berseru sambil menangis, 'Tuhan, aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!"" (Markus 9:24), kita juga bisa mengakui ketidakpercayaan kita dan memohon agar Allah menambah iman kita.
Iman dan keraguan bisa hidup berdampingan (Markus 9:24). Jangan menjauh dari Allah hanya karena Anda memiliki keraguan. Sesungguhnya, penting untuk "kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar" (Filipi 2:12–16), dan memiliki iman Anda sendiri alih-alih meminjam dari orang lain, seperti lima gadis bodoh yang mencoba meminjam minyak (Matius 25:8).
Tanggapi Roh Kudus dan mintalah lebih banyak kehadiran-Nya dalam hidup Anda.
Latih iman Anda. Ingat bahwa iman bukanlah perasaan, tetapi keputusan untuk percaya. Percayalah bahwa bahkan dalam kegelapan, saat Anda tidak melihat-Nya, Allah tetap ada (2 Korintus 5:7).
Sebagai doa pribadi ucapan syukur kepada Allah atas kesetiaan-Nya, renungkan lirik lagu "Great Is Thy Faithfulness" (Besarlah Ya Tuhan Kasih Setia-Mu).
Pergi Ke Pelajaran:
Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat