Triwulan 2 Pelajaran 1, 2026.
Sebelum kita dilahirkan, Allah sudah mengasihi kita; Dia sudah memiliki rencana agar kita mengenal Dia dan agar Dia dikenal oleh kita. Seperti Gembala yang baik, Dia mencari kita dan mengundang kita untuk tinggal di dalam-Nya setiap hari. Kita hanya perlu memilih untuk menanggapi-Nya, dan menggantikan keadaan kita yang menyedihkan dan suam-suam kuku seperti jemaat Laodikia dengan karunia-karunia baik dari-Nya (lihat Wahyu 3:18, 19).
Seperti pertumbuhan yang lambat dari ranting pokok anggur, hubungan kita dengan Allah mungkin berkembang perlahan, atau bisa juga berkembang pesat setelah hujan rohani yang sangat dibutuhkan. Terlepas dari seberapa cepat kita bertumbuh dan seberapa banyak buah yang dihasilkan dalam hidup kita, kita membutuhkan "getah" setiap hari-yaitu Roh Kudus-agar kita tetap terhubung dengan Yesus.
"Tinggal di dalam Kristus berarti selalu menerima Roh-Nya, suatu kehidupan penyerahan yang tidak terbatas kepada pekerjaan-Nya. Saluran perhubungan harus terbuka terus-menerus antara manusia dan Allahnya. Sebagaimana carang pokok anggur senantiasa mengisap sari dari pokok anggur yang hidup, demikian juga kita harus berpaut pada Yesus, dan menerima dari pada-Nya oleh iman kekuatan dan kesempurnaan tabiat-Nya sendiri"-Ellen G. White, Kerinduan Segala Zaman (1999), jld. 2, hlm. 320.
"Bagaimana caranya ranting kecil yang kering dan terputus bisa menjadi satu dengan pokok anggur induk? Bagaimana ia bisa mengambil bagian dalam kehidupan dan makanan dari pokok anggur yang hidup? Hanya dengan dicangkokkan ke dalam pokok anggur, dibawa ke dalam hubungan yang paling dekat. Serat demi serat, urat demi urat, ranting kecil itu melekat erat pada pokok anggur yang memberi kehidupan, sampai kehidupan pokok anggur itu menyatu dengan ranting, dan ranting itu menghasilkan buah seperti pokoknya”-Ellen G. White, Manuscript 67, 1897.
Pertanyaan-Pertanyaan untuk Diskusi:
1. Renungkan kembali kehidupan Anda. Apakah ada peristiwa yang membuat Anda tertidur secara rohani dan masuk ke dalam kondisi Laodikia? Peristiwa apakah yang justru mendekatkan Anda kepada Allah?
2. Ellen G. White berbicara tentang "menerima Roh-Nya secara terus-menerus." Seberapa sering Anda berdoa meminta Roh Kudus? Apakah yang mungkin berubah jika Anda sungguh-sungguh menerima Roh Kudus setiap hari?
3. Apakah yang mungkin berubah jika kita, sebagai gereja, berdoa memohon Roh Kudus dengan lebih sungguh-sungguh dan lebih teratur?
4. Bersikaplah jujur, bahkan jika itu menyakitkan, terhadap diri Anda sendiri mengenai hubungan Anda dengan Allah. Pilihan sadar apa yang perlu Anda buat agar memiliki kedekatan dengan-Nya seperti yang Ia inginkan, tetapi yang selama ini Anda halangi?
Pergi Ke Pelajaran:
Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat