Triwulan 1 Pelajaran 7, 2026.
Bacalah Filipi 4: 10-13, 19. Kunci apa sajakah yang Paulus ungkapkan untuk kehidupan yang bahagia dan memuaskan?
Ketika keadaan ekstrem melanda (kelaparan, penyakit, cedera, kehilangan), seseorang mulai merenungkan hal-hal yang benar-benar berarti dan menghargai berkat-berkat yang biasanya dianggap remeh. Saat kita "direndahkan" (Flp. 4: 12; ESV), "dalam kekurangan" (NIV), atau hampir "tidak memiliki apa-apa" (NLT), imanlah yang akan bangkit menghadapi situasi tersebut.
Sebaliknya, ketika kita "hidup dalam kelimpahan," kita harus selalu menyadari bahwa semua itu bisa lenyap dalam sekejap (lihat Ams. 23: 5). Seperti yang diingatkan oleh Ayub dan Paulus, kita tidak membawa apapun ke dunia ini saat lahir, dan kita juga tidak akan membawa apa pun saat kita mati (Ayub 1: 21; 1 Tim. 6: 7).
Perhatikanlah janji-janji Alkitab berikut:
· Mazmur 23: 1 "TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan."
· Matius 6: 32 “Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu."
· 1 Petrus 5: 7—“Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab la yang memelihara kamu."
· Filipi 4: 19 "Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus."
Dan yang paling luar biasa dari semuanya adalah: "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku" (Flp. 4: 13). Mungkin tidak seorang pun dari antara kita dapat sepenuhnya memahami apa yang dimaksud dengan “segala perkara" itu. Tentu saja, seperti halnya setiap permohonan akan pertolongan dan kekuatan dari Tuhan, kita harus meminta sesuai dengan kehendak-Nya. Namun, sering kali kita tidak meminta hal-hal yang kita tahu sesuai dengan kehendak-Nya. Itulah sebabnya Yakobus 4: 2 mengatakan, "Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa."
Berikut adalah beberapa hal yang dapat kita minta dengan yakin karena kita tahu bahwa hal-hal ini sesuai dengan kehendak Tuhan:
· Keselamatan bagi sahabat atau orang yang kita kasihi (1 Tim. 2: 3, 4)
· Keberanian untuk membagikan iman kita (Why. 22: 17)
· Pengampunan ketika kita mengakui dan berbalik dari kesalahan (1 Yoh. 1:9)
· Kekuatan untuk menuruti hukum-hukum Allah (Ibr. 13: 20, 21)
· Kasih bagi mereka yang membenci dan merperlakukan kita dengan buruk (Mat. 5: 44)
· Hikmat dalam menghadapi keadaan penuh tantangan (Yak. 1: 5)
· Pemahaman akan kebenaran Firman Tuhan (Yoh. 8: 32)
Bagaimanakah Anda menghadapi hal-hal yang telah Anda doakan tetapi belum terwujud, atau mungkin tidak akan pernah terwujud?
Pergi Ke Pelajaran:
Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat