Triwulan 1 Pelajaran 5, 2026.
Untuk Pelajaran Pekan Ini Bacalah: Flp. 2: 12-30; Rm. 3: 23, 24; Rm. 5: 8; 2 Tim. 4: 6; 1 Kor. 4: 17; 2 Tim. 4: 21, 13; Luk. 7: 2.
AYAT HAFALAN: "Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia" (Filipi 2: 14, 15).
Allah memerintahkan orang-orang Ibrani untuk menurut, sebab penurutan "itulah yang akan menjadi kebijaksanaanmu dan akal budimu di mata bangsa-bangsa yang pada waktu mendengar segala ketetapan ini akan berkata, 'Memang bangsa yang besar ini adalah umat yang bijaksana dan berakal budi" (Ul. 4: 6).
Berabad-abad kemudian, Ia berkata, "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup” (Yoh. 8: 12). Dia juga berkata, "Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi” (Mat. 5: 14). Bagaimana kita bisa menjadi terang? Hanya melalui hubungan yang dekat dengan Yesus, "Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia" (Yoh. 1: 9). Sebagaimana yang Filipi 2 katakan, "Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut dan segala lidah mengaku: 'Yesus Kristus adalah Tuhan"" (Flp. 2: 9–11).
Terang dan kuasa surga tersedia bagi semua orang yang telah menyerahkan hidupnya kepada Yesus. Namun, terlalu sering kita mengharapkan Allah melakukan segalanya atau membiarkan ide dan rencana kita sendiri menghalangi pekerjaan-Nya. Itulah sebabnya perkataan Paulus kepada jemaat di Filipi sangat relevan hingga saat ini.
Pergi Ke Pelajaran:
Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat