Triwulan 1 Pelajaran 3, 2026. 


Download Powerpoint




Minggu, 11 Januari 2026.

"Kristus Akan Dimuliakan"


Bacalah Filipi 1: 19, 20. Apakah yang tampaknya menjadi harapan Paulus mengenai hasil persidangannya? Apakah yang ia anggap lebih penting daripada sekadar dibebaskan?

Meskipun Paulus bukan seorang penjahat, ini bukan pertama kalinya ia dipenjarakan, dan penganiayaan bukan hal yang asing baginya. Kepada jemaat di Korintus, ia menceritakan penderitaan yang telah ia alami hingga saat itu: "Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; didera di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut. Lima kali aku disesah orang Yahudi, setiap kali empat puluh kurang satu pukulan, tiga kali aku didera, satu kali aku dilempari dengan batu, tiga kali mengalami karam kapal, sehari semalam aku terkatung-katung di tengah laut. Dalam perjalananku aku sering diancam bahaya banjir dan bahaya penyamun, bahaya dari pihak orang-orang Yahudi dan dari pihak orang-orang bukan Yahudi; bahaya di kota, bahaya di padang gurun, bahaya di tengah laut, dan bahaya dari pihak saudara-saudara palsu. Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian" (2 Kor. 11: 23-27).

Namun jangan sampai kita mengira bahwa penderitaan-penderitaan ini merupakan hal yang paling utama dalam pikirannya, karena Paulus segera menambahkan, "dengan tidak menyebut banyak hal lain lagi, urusanku sehari-hari, yaitu untuk memelihara semua jemaat-jemaat” (2 Kor. 11: 28).

Bacalah 1 Korintus 4: 14-16; 1 Tesalonika 2: 10, 11; Galatia 4: 19; dan Filemon 10. Hubungan seperti apakah yang Paulus miliki dengan jemaat-jemaat yang ia dirikan dan orang-orang yang ia menangkan bagi Kristus?

Seperti Yesus yang mengorbankan segalanya demi keselamatan kita, Paulus juga rela untuk "mengorbankan dirinya" demi sesama orang percaya (2 Kor. 12: 15). Namun ironisnya, Semakin seseorang mengikuti teladan Yesus, semakin banyak orang yang justru tidak menyukainya atau menghargainya. "Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya” (2 Tim. 3: 12). Namun, orang-orang hidup Kristen yang setia tetap menjadi salah satu cara terkuat untuk memuliakan Allah dan menyatakan kebenaran Injil (bandingkan Fil. 1: 7). "Kesabaran dan sukacita Paulus selama pemenjaraannya yang lama dan tidak adil, keberanian dan kepercayaannya, adalah khotbah yang terus-menerus"-Ellen G. White, Kisah Para Rasul (1999), hlm. 391.

Perhatikan bagaimana cara Anda hidup dan memperlakukan orang lain, terutama mereka yang tidak memperlakukan Anda dengan baik. Kesaksian seperti apakah yang Anda tunjukkan bagi Yesus?



Pergi Ke Pelajaran:

Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat


Penuntun Guru

Bagikan ke Facebook

Bagikan ke WhatsApp