Triwulan 2 Pelajaran 5, 2026.
Ada banyak cara untuk mempelajari Alkitab kita, seperti metode ayat demi ayat (yang telah disebutkan sebelumnya), studi pasal, studi tema, studi kata, atau studi kitab. Kita bisa belajar dengan bantuan konkordansi dan kamus Alkitab, serta membaca Alkitab berdampingan dengan seri Alfa dan Omega untuk wawasan tambahan. Kita juga bisa berjalan-jalan di luar sambil mendengarkan pembacaan Alkitab, atau bertemu dengan teman atau kelompok kecil untuk belajar bersama.
Sama seperti kita menjaga hubungan persahabatan tetap hidup melalui variasi dan petualangan baru, kita juga harus menjaga pertemuan harian kita dengan Allah tetap segar dan hidup dengan menggunakan berbagai metode saat mempelajari Alkitab. Selalu ada hal baru untuk dipelajari!
Salah satu cara untuk menjaga waktu belajar Alkitab tetap hidup adalah dengan membagikan kepada orang lain apa yang telah kita temukan. Ketika kita menjelaskan apa yang telah kita pelajari, proses meringkas dan menyintesis itu memperkuat pemikiran kita. Ini membantu kita mengingat pengetahuan tersebut. Berkat gandanya adalah bahwa ketika kita berbagi dan berdiskusi dengan orang lain, percakapan rohani itu seringkali menantang dan memperkuat kita dan orang lain itu. Sering kali, ketika kita berbagi atau mengajar orang lain, pembelajaran terdalam justru terjadi dalam pemikiran kita sendiri.
Kita juga akan mulai melihat bahwa apa yang kita pelajari setiap hari bukan hanya pesan Tuhan untuk diri kita, tetapi juga untuk orang lain.
Bacalah Yesaya 50: 4. Apakah yang ayat ini ajarkan kepada kita tentang memiliki hubungan dengan Allah, dan bagaimana hal itu bisa berdampak pada hubungan kita dengan orang lain?
Waktu pribadi kita dalam belajar Alkitab tidak hanya memperkuat diri sendiri, tetapi juga memungkinkan kita untuk menguatkan orang lain yang mungkin kita temui hari itu. Itu bisa menjadi berkat ganda.
Kehidupan rohani kita adalah sebuah lari maraton. Mintalah kepada Allah agar Ia menjaga kita tetap berlari dalam perlombaan ini dengan ketekunan, dengan mata tertuju pada tujuan (Filipi 3:14). Jangan berkecil hati jika kamu merasa sempat lalai untuk beberapa waktu. Tetapi lakukanlah perubahan yang diperlukan dalam hidupmu untuk menjaga hubunganmu dengan Allah, terutama waktu belajar Alkitab dan doa, agar tetap hidup. Sebab sesungguhnya, inilah hidup yang kekal: mengenal Allah hari ini (Yohanes 17:3). Komitmen harian kita untuk tinggal dalam Dia dan dalam Firman-Nya benar-benar mengubah hidup.
Bacalah ayat hafalan pekan ini dan renungkan maknanya. Apakah yang sedang Anda pelajari saat ini? Dengan siapa Anda bisa membagikan hal itu?
Pergi Ke Pelajaran:
Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat