Triwulan 2 Pelajaran 5, 2026.
Meskipun Anda tidak perlu menjadi seorang ahli teologi untuk mempelajari Alkitab, bagaimana Anda bisa mempelajarinya secara mendalam?
Berdoa: Pentingnya doa tidak bisa diabaikan-doa seharusnya menjadi awal, akhir, dan pendamping tetap dalam waktu Anda mempelajari Alkitab. Ellen G. White menyatakan bahwa ketika kita datang untuk membaca Alkitab, kita tidak sendirian. Dengan mengundang Roh Kudus sebagai penuntun, kita menolak segala gangguan, dan musuh akan menjauh. "Janganlah pernah mempelajari Alkitab tanpa permintaan doa. Roh Suci sendiri dapat membuat kita merasa pentingnya perkara-perkara yang mudah dimengerti, atau mencegah kita dari memutarbalikkan kebenaran yang sulit dimengerti"-Kemenangan Akhir (1999), hlm. 631.
Membaca dan Menulis: Bisa dikatakan bahwa perbedaan utama antara sekadar membaca Alkitab dan mempelajarinya terletak pada satu tindakan penting: menulis. Menulis membantu kita memperlambat pikiran, merenungkan Firman Allah, dan memprosesnya pada kecepatan di mana pengamatan, penafsiran, penerapan, dan komitmen dapat terjadi. Menulis juga membantu pikiran kita yang awalnya tercerai-berai menjadi teratur dan turun ke dalam hati-dari kepala, ke pena, lalu ke dalam kehidupan kita. Kita juga lebih mudah mengingat sesuatu yang kita tulis (lihat Mazmur 119:15-16). Jika Anda tidak dapat menulis, cobalah membaca Alkitab dengan suara keras (atau mendengarkannya), lalu ubah pikiran Anda menjadi doa kepada Allah.
Berbagi: Ceritakan kepada seseorang apa yang telah Anda pelajari. Ini akan memperkuat pemahaman Anda dan menguatkan orang lain.
Pilihlah satu kitab pendek dalam Alkitab untuk memulai (misalnya Yunus, Markus, Filipi, atau 1 Yohanes), dan pelajari secara perlahan. Berikut adalah metode sederhana yang dapat Anda terapkan pada satu ayat, satu bagian, atau seluruh pasal:
1. Berdoalah agar Roh Kudus membimbing pikiran Anda dan melunakkan hati saat Anda membaca.
2. Pilihlah satu ayat atau bagian Alkitab.
3. Tuliskan ayat tersebut dalam jurnal, atau bagian-bagian yang penting saat Anda membacanya.
4. Bacalah ulang dengan doa, lalu garis bawahi gagasan-gagasan utama.
5. Tuliskan apa arti gagasan-gagasan tersebut bagi Anda.
6. Doakan gagasan-gagasan itu dan bagaimana hal itu memengaruhi hubungan Anda dengan Allah.
7. Pertimbangkan kepada siapa Anda bisa membagikan pelajaran ini hari ini.
"Kapan pun umat Allah bertumbuh dalam kasih karunia, mereka akan terus-menerus memperoleh pemahaman yang lebih jelas tentang firman-Nya. Mereka akan melihat cahaya dan keindahan baru dalam kebenaran-Nya yang kudus. Hal ini telah terjadi sepanjang sejarah gereja, dan akan terus berlanjut sampai akhir zaman"-Ellen G. White, Counsels to Writers and Editors, hlm. 38, 39.
Dalam hal apakah Anda pernah mengalami kebenaran dari kutipan di atas dalam hidup Anda? Lihat juga Mazmur 119: 105.
Pergi Ke Pelajaran:
Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat