Triwulan 1 Pelajaran 9, 2026. 


Download Powerpoint




Jumat, 27 Februari 2026.

Pendalaman


“Kita tidak mempunyai kebenaran kita sendiri yang dapat memenuhi segala tuntutan hukum Allah itu. Tetapi Kristus telah membuat sebuah jalan kelepasan bagi kita. ... Jika engkau mau menyerahkan dirimu sendiri padaNya lalu menerima Dia sebagai Juruselamatmu, kemudian, betapa besar pun dosamu dalam hidupmu di masa lampau, dengan tabiat-Nya itu engkau dianggap benar. Sifat-sifat Kristus akan menggantikan tempat tabiatmu, dan engkau diterima di hadapan Allah seolah-olah seorang yang belum pernah berdosa. "Lebih lagi daripada ini, Kristus mengubah hati itu. Dia tinggal di dalam hatimu karena iman. Sepatutnya engkau memelihara perhubungan dengan Kristus ini dengan iman serta penyerahan kehendakmu yang terus-menerus kepada-Nya; selama engkau melakukan hal seperti ini, maka Dia akan bekerja di dalam dirimu baik dalam kehendak dan berbuat sesuai dengan kehendakNya....

"Itulah makanya tiada sesuatu pun di dalam diri kita sendiri yang patut disombongkan. Kita tidak mempunyai alasan untuk mengagung-agungkan diri kita sendiri. Satu-satunya alas pengharapan kita ialah di dalam kebenaran Kristus yang dihisabkan kepada kita, dan yang ditempa oleh Roh Kudus-Nya yang bekerja di dalam kita dan melalui kita"-Ellen G. White, Kebahagiaan Sejati, hlm. 58, 59.

"Terang yang diberikan kepadaku begitu kuat sehingga banyak yang meninggalkan kami, mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan. Tuhan menghendaki agar setiap jiwa yang mengaku percaya kepada kebenaran memiliki pengetahuan yang mendalam tentang apa itu kebenaran"-Ellen G. White, Evangelism, hlm. 363.

Pertanyaan-Pertanyaan untuk Diskusi:

1. Bacalah kembali ayat hafalan: "Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah" (2 Kor. 5: 21). Apakah artinya ini? Apa maksudnya bahwa Kristus menjadi dosa bagi kita, dan bagaimanakah hal itu menolong kita memahami makna substitusi dari salib? Dan juga, apa artinya "dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah"? Renungkan lebih dalam pertanyaan tentang "sekali selamat, tetap selamat," yang diyakini oleh banyak orang Kristen. Mengapa kita percaya bahwa ini adalah doktrin yang salah? Bahaya apa yang jelas bagi seseorang yang memercayainya? Bagaimanakah kita, meskipun menolak doktrin tersebut, tetap dapat memiliki jaminan keselamatan?

2. Seberapa "teguh dan tidak goncang" (Kol. 1: 23) iman Anda? Seberapa baik Anda mengetahui apa yang Anda yakini dan mengapa Anda meyakininya? Apa yang dapat Anda lakukan untuk lebih memahami apa yang Anda yakini? Dan mengapa sangat penting bagi Anda untuk "teguh dan tidak goncang" dalam iman?



Pergi Ke Pelajaran:

Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat


Penuntun Guru

Bagikan ke Facebook

Bagikan ke WhatsApp