Triwulan 1 Pelajaran 9, 2026. 


Download Powerpoint




Kamis, 26 Februari 2026.

Kuasa Injil


Bacalah Kolose 1: 28, 29. Apakah fokus Paulus? Menurut Anda mengapa kata "tiap-tiap orang" disebutkan tiga kali?

Fokus pemberitaan Paulus adalah Kristus yang disalibkan (1 Kor. 1: 23). Menurut Efesus 5: 27, tujuan dari pengorbanan Kristus adalah "supaya dengan demikian la menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela." Dengan demikian, tujuan pemberitaan Injil Paulus adalah untuk "memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus. mempersembahkan setiap orang sebagai pribadi yang matang dalam Kristus" (Kol. 1: 28). Ia melakukannya dengan mengajar dan mengamarkan-mengajarkan berbagai doktrin dan praktik Kristen (2 Tes. 2: 15; 1 Tim. 4: 11; 1 Tim. 5: 7; Titus 1: 9) serta memperingatkan tentang akibat menolak Injil dan bahaya ajaran sesat (Kis. 20: 29-31; Rm. 16: 17).

Inilah cara kita bertumbuh menjadi orang Kristen yang dewasa, yaitu dengan menerima pengajaran dan memperhatikan amaran Kitab Suci. Kedewasaan adalah konsep yang penting. Orang tua dari seorang bayi yang baru lahir akan merayakan setiap perkembangannya—kata pertama, belajar berjalan, dan belajar membaca. Bukankah seorang tua akan merasa khawatir jika setelah beberapa tahun anak mereka masih belum bisa berjalan atau berbicara? Pertumbuhan dan perkembangan adalah hal yang normal dan diharapkan. Hal yang sama berlaku dalam kehidupan Kristen.

Kata Yunani yang diterjemahkan sebagai "dewasa" (teleios) berarti sempurna dan tanpa cacat. Melalui proses pertumbuhan rohani, kita semakin menyadari kedalaman hukum Tuhan dan bahwa tuntutannya "sangat luas” (Mzm. 119: 96). Kita memahami bahwa hukum itu mencakup “pertimbangan dan pikiran” (Ibr. 4: 12). ... Namun, kita perlu berhati-hati, itulah sebabnya Paulus menggunakan kata "menasihati" dalam Kolose 1: 28. Ada jalan yang "disangka orang lurus tetapi ujungnya menuju maut” (Ams. 14: 12). Pemahaman rohani berasal dari pengetahuan akan Firman Tuhan yang dipimpin oleh Roh. Ajaran sesat biasanya mengandung sebagian kebenaran tetapi menambahkan atau mengurangi sesuatu dari apa yang dikatakan Alkitab (lihat Yes. 8: 20). Cara yang terakhir sering kali berhasil, jika tidak dengan meragukan secara langsung apa yang dikatakan Tuhan, maka setidaknya dengan mempertanyakan apakah itu benar-benar mungkin atau apakah itu berlaku untuk zaman kita. Kita harus cerdik seperti ular tetapi tulus seperti merpati ketika harus membedakan kebenaran doktrin dari kesalahan.

Bagaimanakah Anda memahami makna menjadi "sempurna dalam Kristus Yesus" (Kol. 1: 28)? Bagaimanakah pemahaman tentang apa yang telah Yesus lakukan bagi kita di kayu salib menolong dalam memahami makna menjadi "sempurna dalam Kristus Yesus"?



Pergi Ke Pelajaran:

Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat


Penuntun Guru

Bagikan ke Facebook

Bagikan ke WhatsApp