Triwulan 2 Pelajaran 12, 2026.
Banyak orang yang mengenal secara langsung rasa sakit dan penderitaan karena memiliki anak yang-meskipun dibesarkan dalam rumah tangga yang kuat secara rohani memilih untuk menjauh dari hubungan dengan Tuhan.
Efraim, bangsa pilihan Allah, menyimpang dari Allah. Apakah yang dikatakan dalam Hosea 4: 17 dan Hosea 7 mengenai dosa-dosa Efraim?
Lebih dari itu, kita membaca bahwa Rahel, nenek Efraim, secara metaforis menangis karena Efraim telah menjauh dari hubungan dengan Allah (Yeremia 31:15). Allah menjawab kesedihannya dengan kata-kata ini dalam Yeremia 31: 16-17: "Cegahlah suaramu dari menangis, dan matamu dari mencucurkan air mata, sebab untuk jerih payahmu ada ganjaran, demikianlah firman TUHAN; mereka akan kembali dari negeri musuh. Masih ada harapan untuk hari depanmu, demikianlah firman TUHAN: anak-anak akan kembali ke daerah mereka."
Alih-alih menangisi anak yang sesat, Rahel diminta untuk memiliki pengharapan. Apa lagikah yang disampaikan dalam pasal ini? Baca Yeremia 31: 18-19.
Melalui kisah-kisah ini, kita belajar bahwa selalu ada harapan (seperti untuk Efraim dan Gomer), karena Allah tidak pernah menyerah. Meskipun Allah menegur umat-Nya yang tersesat berulang kali, belas kasihan-Nya tidak pernah gagal, dan pesan-Nya dalam pasal ini terus berlanjut (lihat Yeremia 31:20).
Kita mungkin merasa sangat terluka, frustrasi, dan putus asa, bahkan mungkin berbicara negatif tentang orang-orang terdekat kita yang telah menjauh dari hubungan dengan Allah. Namun, Allah mengingatkan kita bahwa Ia tidak melupakan anak yang tersesat-sama sekali tidak! Pikiran Allah terhadap orang seperti itu tidak hanya sesaat, melainkan penuh kasih dan ketulusan. Bahkan, Allah berkata bahwa hati-Nya merindukan mereka. Ia sangat menginginkan mereka untuk kembali kepada-Nya, dan belas kasihan-Nya sangat besar.
Bagaimanakah perasaan Anda mengetahui bahwa inilah tanggapan Allah terhadap kesedihan Rahel atas kesesatan Efraim? Bagaimanakah hal ini menantang atau menguatkan Anda terhadap orang-orang yang Anda kenal yang telah menjauh dari hubungan dengan Tuhan?
Pergi Ke Pelajaran:
Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat