Berita Misi Anak, 26 September 2026. 

Ana, Nenek Chirca, dan Simona dari Rumania.



Nenek yang Sangat Bahagia

Tip Cerita:
- Tunjukkan Rumania di peta, lalu tunjukkan Kota Peretu, tempat sekolah Advent yang akan menerima bagian dari Persembahan Sabat Ketiga Belas triwulan ini, yang juga dikenal sebagai Persembahan Proyek Misi Triwulanan.
- Ketahui bahwa sekolah di Peretu dibuka pada tahun 2016 hanya dengan satu murid.




CERITA: Ini adalah kisah tentang seorang nenek buyut dan dua cicitnya di Rumania.

Ketika Nenek Buyut Chirca masih kecil, ia pertama kali mengenal Yesus dari beberapa tetangga Advent yang baik hati. Namun, saat itu negaranya sangat ketat dan tidak mengizinkan siapa pun untuk percaya kepada Yesus. Rumania masih berada di bawah pemerintahan komunis, dan tidak ada yang diizinkan untuk percaya kepada Yesus. Orang tuanya menentang ia belajar tentang Yesus dan melarangnya bermain dengan tetangga-tetangga Advent yang ramah itu.

Betapa besar keinginan si gadis kecil untuk belajar lebih banyak tentang Yesus. Namun, hal itu tampak mustahil, jadi ia melanjutkan hidupnya seperti biasa. Waktu berlalu ia menikah, memiliki anak. Kemudian, cucu-cucunya menikah dan memiliki anak-anak, dan akhirnya ia menjadi nenek buyut bagi dua gadis kecil bernama Ana dan Simona.

Selama bertahun-tahun itu, keadaan di Rumania berubah. Pemerintahan komunis berakhir, dan kini orang-orang bebas untuk percaya kepada Yesus.

Nenek Buyut Chirca sangat mengasihi kedua cicitnya, Ana dan Simona. Ia ingin memberikan yang terbaik untuk mereka. Ketika mendengar bahwa gadis-gadis kecil itu mengalami masalah dengan anak-anak yang tidak ramah di taman kanak-kanak negeri, ia mulai berpikir keras mencari solusi.

Suatu hari, ia mendengar tentang taman kanak-kanak Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Ia langsung teringat pada masa kecilnya—ketika ia mendengar tentang Yesus dari tetangga-tetangga Advent yang baik hati itu. Ia yakin bahwa anak-anak harus bersekolah di Taman Kanak-kanak Advent.

Nenek Buyut Chirca pergi ke sekolah tersebut dan bertanya kepada para guru-guru apakah kedua gadis itu bisa diterima. Para guru mengatakan bahwa sekolah sudah penuh dan tidak ada tempat tersisa. Namun, setelah mendengar bahwa Nenek Buyut Chirca membesarkan kedua anak itu seorang diri, mereka memutuskan untuk berusaha menemukan ruang tambahan. Akhirnya, tempat pun tersedia, dan Ana serta Simona mulai bersekolah di Taman Kanak-kanak Advent.

Sejak hari pertama, Ana dan Simona langsung jatuh cinta pada sekolah itu. Ketika mereka pulang, mereka memeluk Nenek Buyut mereka erat-erat dan berkata, "Kami sangat suka sekolah ini! Kami tidak mau sekolah di tempat lain lagi!"

Kedua gadis cilik itu sangat menyayangi guru-guru mereka. Mereka senang belajar tentang Yesus dan bernyanyi untuk-Nya. Semua yang mereka pelajari di sekolah, mereka ceritakan kepada Nenek Buyut Chirca di rumah. Mereka bahkan belajar bahwa mereka harus berdoa sebelum makan.

Nenek Buyut Chirca sangat senang. "Bagus sekali kalian belajar berdoa sebelum makan," katanya. "Tuhan akan membuat kalian kuat ketika kalian berdoa."

Ia begitu bersyukur hingga ia memutuskan untuk datang ke Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di sebelah taman kanak-kanak itu setiap hari Sabat. Di sana, ia belajar lebih banyak tentang Yesus—Yesus yang sama yang pernah ia dengar ketika masih kecil. Meskipun kini usianya sudah 84 tahun, ia memberikan hatinya kepada Yesus dan dibaptis.

Nenek Buyut Chirca sangat bahagia! Ia mulai bercerita kepada nenek-nenek buyut, nenek, dan para ibu lainnya tentang taman kanak-kanak itu. "Sekolah ini telah mengubah hidup saya dan kehidupan cicit-cicit saya," katanya.

Segera, para wanita lain juga mulai bertanya apakah mereka bisa mengirim anak-anak mereka ke sekolah itu. Para guru kemudian memperluas taman kanak-kanak, dan sekarang ada 55 anak yang belajar di sana, hanya enam di antaranya dari keluarga Advent.

Anak-anak di seluruh Rumania sedang belajar tentang Yesus di taman kanak-kanak dan sekolah Advent. Sebagian dari Persembahan Sabat Ketiga Belas triwulan ini—juga dikenal sebagai Persembahan Proyek Misi Triwulanan—akan membantu dua sekolah lainnya di Rumania agar dapat mengajarkan lebih banyak anak dan keluarga tentang Yesus.




Bagikan ke Facebook

Bagikan ke WhatsApp