Berita Misi Advent, 17 Oktober 2026. 

Mikael dari Finlandia.



Ubahlah Hidupku

"Jika Engkau ada, ubahlah hidupku." Itulah doa sederhana seorang remaja yang putus asa dan merasa terjebak dalam kebiasaan yang tidak mampu ia lepaskan.

Mikael dibesarkan dalam keluarga Kristen di Finlandia sebagai generasi keempat Advent Hari Ketujuh dari pihak ayahnya. Ketika ibunya mengetahui dirinya hamil, ia berjanji kepada Tuhan, "Aku akan mempersembahkan anak ini untuk melayani-Mu." Sejak kecil Mikael peka terhadap tuntunan Tuhan; ia bahkan berpura-pura menjadi pendeta dan mengadakan "ibadah rumah" di ruang tamu.

Namun setelah keluarganya pindah ke daerah pedesaan, Mikael merasa terisolasi sebagai seorang percaya dan sebagai bagian dari kelompok minoritas etnis. Karena ingin diterima, ia mulai merokok, minum alkohol, dan berpesta. Ia tidak pernah berhenti percaya kepada Tuhan, tetapi hidupnya terombang-ambing antara iman dan tarikan dunia.

Perkemahan musim panas Advent menjadi tempat Tuhan terus menariknya kembali. Saat berusia 15 tahun, setelah sebuah akhir pekan yang dipenuhi pesta, Mikael menatap dirinya di stasiun kereta dan bertanya, "Saya ini sedang menjadi siapa?" Di kamar asrama ia berdoa, mengizinkan Tuhan mengubah hidupnya. Tidak lama kemudian, perubahan mulai terjadi secara perlahan tetapi nyata.

Mikael meninggalkan kebiasaan lamanya dan mulai bergaul dengan teman-teman yang sungguh-sungguh menjalani iman. Setelah berdoa bersama mereka, hidupnya berubah. Ia juga mulai berbicara tentang Tuhan kepada orang-orang asing dan menyadari panggilan untuk melayani.

Setelah lulus sekolah, Mikael mengikuti pelatihan misi di Australia. Di sana tumbuh impian untuk merintis gereja di Finlandia. Pandemi tahun 2020 menghentikan banyak rencana, tetapi sebuah tim kecil dan sebuah rumah akhirnya tersedia. Pada Agustus 2020, pintu OIKOS House dibuka.

Selama enam tahun terakhir, ratusan orang telah datang ke OIKOS House. Banyak yang dibaptis; yang lain bertumbuh dalam iman dan menjadi pemimpin. Sebagian dari Persembahan Sabat Ketiga Belas akan mendukung perintisan gereja baru yang lahir dari OIKOS House.




Bagikan ke Facebook

Bagikan ke WhatsApp