Berita Misi Advent, 16 Mei 2026.

Mary dari Kenya.
TIPS CERITA:
* Tunjukkan benua Afrika dan negara Kenya di peta. Kemudian tunjukkan Kota Kisii, lokasi Sekolah Advent Mwata untuk Anak-anak Tuli, yang menerima sebagian dari persembahan tahun 2023. Sekolah ini terletak sekitar 300 km sebelah barat ibu kota Kenya, Nairobi.
* Unduh foto-foto untuk cerita ini dari Facebook: bit.ly/fb-mq.
* Tonton video singkat kepala sekolah, Obiero, menyanyikan salah satu lagu favorit Mary, "Jesus' Love Is Very Wonderful": bit.ly/Mary-ECD.
CERITA:
Cerita ini adalah pembaruan dari sebuah Persembahan Sabat Ketiga Belas, yang juga dikenal sebagai Proyek Persembahan Misi sebelumnya.
Mary lahir tanpa pendengaran di Kenya. Kedua orang tuanya meninggal ketika ia masih sangat kecil, dan seorang paman yang baik hati membesarkannya.
Pamannya ingin Mary mendapat pendidikan. Tetapi ketika gadis itu masuk sekolah umum, ia tidak bisa memahami apa yang dikatakan guru-guru. Ia tidak bisa mengerti apa yang sedang terjadi.
Pamannya mencari dalam waktu yang cukup lama untuk menemukan sekolah bagi anak-anak yang tuli. Ia menemukan beberapa sekolah, tetapi semuanya memungut biaya sekolah. Sebagai petani jagung, ia tidak mampu membayar biaya sekolah. Untuk memberi makan Mary dan keluarga saja sudah sulit.
Kemudian, ketika Mary berusia tujuh tahun, pamannya membawanya ke perkemahan rohani. Di sana, seorang pendeta melihat Mary dan menasihati pamannya untuk mengirimnya ke sekolah asrama Advent khusus anak-anak tuli.
Pamannya menyukai ide tersebut, tetapi rasanya seperti mimpi. Mereka tinggal jauh dari Sekolah Advent Mwata untuk Anak-anak Tuli dan tidak punya uang untuk ongkos bus maupun biaya sekolah. Namun, pamannya sungguh ingin Mary belajar. Jadi ia menjual sebagian hasil panen jagung untuk membeli tiket bus ke sekolah itu.
Di sekolah, kepala sekolah menyambut Mary dan berkata kepada pamannya agar tidak khawatir tentang biaya sekolah maupun kebutuhan lainnya. Ia menunjukkan asrama tempat Mary akan tinggal bersama anak-anak perempuan lainnya sepanjang tahun ajaran.
Mary berpamitan kepada pamannya dan segera menyesuaikan diri dengan kehidupan barunya. Ia senang memiliki teman-teman yang juga tuli. Ia senang memiliki makanan untuk dimakan setiap hari. Yang terutama ia sangat senang belajar tentang Allah. Setiap pagi, seorang guru membaca ayat Alkitab sebelum kelas dimulai.
Mary sangat menyukai Yohanes 3 ayat 16, "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."
Ketika ia mulai bisa membaca, ia ingin diberi kesempatan membaca ayat Alkitab harian itu.
"Guru, biarkan saya membaca ayat hari ini," katanya.
Dan ia pun membacanya.
Setahun berlalu. Dua tahun. Tiga tahun. Mary melihat kesetiaan Allah kepadanya. Ia mengenang kehidupannya dahulu dan menyadari bahwa Allah sedang memberinya pendidikan dan masa depan. Ia memutuskan untuk memberikan hatinya kepada Yesus dan dibaptis.
"Saya akan hidup untuk Allah," katanya kepada kepala sekolah.
Hari ini, Mary berusia 13 tahun. Ia telah bersekolah di sana selama enam tahun, dan ia hidup untuk Allah. Saat ini, ia tidak hanya membaca ayat Alkitab harian, tetapi juga menyiapkan khotbah dan memberitakan Firman Tuhan di gereja sekolah maupun di gereja lain setiap Sabat. Ia senang berkhotbah tentang Yesus yang segera datang kembali dan akan memberikan pendengaran kepada semua orang yang mengasihi-Nya.
"Meskipun saya tuli, saya telah mendengar Yesus," katanya.
Sebagian dari persembahan tahun 2023 digunakan untuk memperluas Sekolah Advent Mwata untuk Anak-anak Tuli di Kenya dengan membangun asrama baru bagi anak laki-laki dan perempuan serta aula serbaguna dengan dapur modern dan ruang makan. Sebelumnya, anak-anak makan di lapangan terbuka, dan makanan mereka dimasak di atas api terbuka di dapur darurat yang terbuat dari lembaran seng.
Terima kasih atas kemurahan hati Anda yang membantu membagikan kasih Yesus kepada ana-kanak di Sekolah Advent Mwata untuk Anak-anak Tuli dan lebih jauh lagi. Salah satu proyek misi triwulan ini adalah sekolah lain, Sekolah Taman Kanak-kanak Komunitas Advent Merisho, yang juga mengajarkan anak-anak tentang Allah di Kenya. Terima kasih telah mendukung proyek penting ini dengan persembahan Anda.