Berita Misi Advent, 15 Agustus 2026. 

Mary dari Bulgaria.



Taman Kanak-Kanak Advent Pertama

TIPS CERITA:
* Tunjukkan Bulgaria pada peta, lalu tunjuk Sofia, tempat TK Colorful Hope (Tzventna Nadezhda) berada.
* Ucapkan Tzventna Nadezhda sebagai tsvet-na na-dezh-da.
* Ketahui bahwa putra Maria kini sudah di sekolah dasar, sementara putrinya yang berusia lima tahun kini bersekolah di TK Colorful Hope.
* Tonton video Maria, pendiri taman kanak-kanak ini, di YouTube: bit.ly/Maria-YA-EUD.


Catatan editor: Kisah misi Sabat ini tentang Taman Kanak-Kanak Advent bernama Colorful Hope (Tzventna Nadezhda) di Sofia, Bulgaria, yang akan menerima sebagian dari Persembahan Sabat Ketiga Belas—juga dikenal sebagai Persembahan Proyek Misi Triwulanan—pada triwulan ini.


CERITA:
Putra Maria berusia tiga tahun, dan ia tidak ingin mengirimnya ke taman kanak-kanak umum di Bulgaria. Tetapi ia tidak punya pilihan lain. Belum ada taman kanak-kanak Advent, dan ia tidak tahu harus berbuat apa.

Hari-harinya dipenuhi kekhawatiran. Masa cuti melahirkan Maria hampir berakhir. Bulgaria memiliki kebijakan cuti melahirkan yang panjang, dan ia bisa tinggal di rumah bersama anaknya selama tiga tahun. Namun, kini ia harus kembali bekerja di sebuah lembaga keuangan. Meskipun Maria menyukai rekan-rekannya dan pekerjaannya, ia tidak tenang membayangkan putranya di sekolah umum.

Suatu malam, dengan perasaan putus asa, ia berkata kepada suaminya, "Aku harus segera kembali bekerja. Apa yang harus kulakukan?"

Suaminya menatapnya serius dan menjawab, "Kapan kamu akan mengerti bahwa Tuhan ingin kamu melakukan sesuatu sendiri?"

Kata-kata itu mengguncang Maria. Seolah-olah Tuhan sendiri yang berbicara melalui suaminya. Ia tahu bahwa suaminya benar. Tuhan ingin ia mendirikan taman kanak-kanak Advent pertama di Bulgaria. Tetapi, bagaimana caranya? Tahun itu 2016, dan belum ada satu pun sekolah Advent di Bulgaria.

Ketika ia membagikan visinya kepada anggota jemaat, beberapa orang meragukan bahwa taman kanak-kanak bisa berhasil. "Jangan buang waktumu," kata mereka. "Itu mustahil. Semua taman kanak-kanak dan sekolah di Bulgaria gratis. Siapa yang mau membayar untuk mengirim anak-anak mereka ke taman kanak-kanak?"

Namun, tiga bulan kemudian, Taman Kanak-Kanak Advent pertama Colorful Hope (Tzventna Nadezhda) resmi dibuka. Butuh enam pekan bagi Maria untuk menemukan tempat yang sesuai. Dengan putranya yang berusia tiga tahun di sisinya, ia menjelajahi kota Sofia mencari lokasi yang tepat.

Ia mencari di mana-mana, kecuali di lingkungannya sendiri. Ia ingin tempatnya mudah dijangkau oleh timnya, bukan hanya 15 menit jalan kaki dari rumahnya.

Namun, tidak ada pemilik gedung yang mau menyewakan tempatnya. Begitu mereka tahu ia ingin membuka taman kanak-kanak, mereka langsung menolak. "Tidak," kata mereka. "Kami tidak ingin anak-anak kecil merusak bangunan kami."

Maria mulai putus asa. Ia tidak mengerti mengapa Tuhan belum membuka jalan. Dengan enam pekan tersisa sebelum tanggal pembukaan yang direncanakan, ia berdoa dan berkata pada dirinya sendiri, "Baiklah, aku akan mencari lebih dekat ke rumahku juga."

Tak lama kemudian, ia melihat iklan rumah untuk disewa hanya beberapa meter dari rumahnya. Begitu melihatnya, ia tahu bahwa inilah tempat yang Tuhan sediakan. Ia berdoa agar pemiliknya juga merasakan keyakinan yang sama.

Pemilik rumah tampak tertarik, dan Maria memanggil timnya untuk melihat bangunan itu. Mereka semua menyukainya—dan pemiliknya juga menyukai mereka. Pemilik setuju untuk menyewakan rumah itu dan bahkan memberikan potongan harga khusus, karena tahu bahwa taman kanak-kanak ini baru dimulai, dana terbatas, dan belum pasti menghasilkan keuntungan.

Sebelum menandatangani kontrak, Maria tahu ia harus jujur tentang identitas sekolahnya.

"Saya harus memberi tahu bahwa ini Taman Kanak-Kanak Advent," pikirnya.

Ia khawatir bagaimana pemilik akan menanggapi, karena sebagian orang Bulgaria memandang Advent dengan negatif.

Namun, saat Maria datang untuk menandatangani kontrak, ia terkejut. Pemilik rumah sedang duduk di kursi membaca Alkitab! Ternyata, ia adalah profesor pensiunan di bidang agama dan filsafat.

Saat mereka berbincang, sang pemilik bertanya, "Apakah Anda orang Advent?"

Maria tercengang. Bagaimana bisa ia tahu?

Pemilik itu menjelaskan bahwa ia telah melihat halaman media sosial taman kanak-kanak dan tahu bahwa itu berafiliasi dengan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Ia mengatakan memiliki kesan positif terhadap orang Advent, karena ia pernah mengajar piano untuk banyak siswa Advent selama bertahun-tahun. "Saya senang mempercayakan rumah saya untuk Taman Kanak-Kanak Advent," katanya.

Taman Kanak-Kanak Colorful Hope resmi dibuka 15 September 2016. Tujuh bulan kemudian, sebuah taman kanak-kanak kedua dibuka dengan nama yang sama di lokasi baru. Saat ini, satu taman kanak-kanak memiliki 16 anak, dan yang lainnya 14 anak.

Maria dan pemilik rumah pertama masih menjalin persahabatan yang hangat hingga kini. Setiap kali mereka berbicara, sang pemilik berkata, "Anda sangat berbeda. Tuhan benar-benar bekerja dalam hidup Anda."

Maria dan timnya selalu mendoakan pemilik rumah dan suaminya. "Mereka tidak memiliki anak sendiri," kata Maria.

"Mereka mengatakan menyewakan rumah ini kepada kami memberi mereka makna hidup. Mereka selalu mendukung kami. Kami tahu Tuhan punya rencana bagi mereka melalui kami, dan kami terus mendoakan mereka."

Sebagian dari Persembahan Sabat Ketiga Belas pada triwulan ini akan membantu Taman Kanak-Kanak Colorful Hope (Tzventna Nadezhda) pindah dari gedung sewa ke bangunan milik sendiri di Sofia.

Terima kasih karena telah menjadi bagian dari proyek yang mengubah hidup ini di Bulgaria.




Bagikan ke Facebook

Bagikan ke WhatsApp