Berita Misi Advent, 12 September 2026.

Maria dari Bulgaria.
TIPS CERITA:
* Tunjukkan Bulgaria pada peta, lalu tunjuk Ibu Kota Sofia, tempat Taman Kanak-Kanak Colorful Hope (Tzventna Nadezhda) berada.
* Ucapkan Tzventna Nadezhda sebagai tsvet-na na-dezh-da.
* Tonton video pendiri taman kanak-kanak, Maria, di: bit.ly/Maria-YA-EUD.
CERITA:
Kisah misi Sabat ini menceritakan tentang sebuah proyek yang akan menerima manfaat dari Persembahan Sabat Ketiga Belas—juga dikenal sebagai Persembahan Proyek Misi Triwulanan—pada triwulan ini.
Seorang wanita anggota Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh menelepon Maria, pendiri Taman Kanak-Kanak Colorful Hope (Tzventna Nadezhda) di Sofia, Bulgaria, untuk merekomendasikan seorang guru.
"Kalau taman kanak-kanak ini membutuhkan tenaga pengajar, orang ini layak dipertimbangkan," katanya.
Taman Kanak-Kanak Colorful Hope sebenarnya sudah memiliki cukup banyak guru. Namun, sejak membuka taman kanak-kanak itu, Maria telah belajar bahwa Tuhan tidak pernah memberi sesuatu yang tidak perlu. Ia belajar untuk selalu mendengarkan suara-Nya dan mencari kehendak-Nya.
Jadi, ia menjawab, "Kami belum membutuhkan guru tambahan saat ini, tetapi saya senang untuk bertemu dengan Tanya."
Saat wawancara kerja, Maria bertanya kepada Tanya apakah ia seorang pengikut Yesus. Tanya menjelaskan bahwa suaminya baru saja bergabung dengan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh beberapa bulan sebelumnya, dan hal itu membuatnya sangat marah. Ia tidak mengerti mengapa suaminya lebih memilih menghabiskan hari Sabat di gereja daripada bersamanya—terlebih karena pekerjaannya membuat ia jarang berada di rumah sepanjang pekan. Ia bahkan menolak ajakan suaminya untuk membaca Alkitab atau pergi ke gereja.
Maria kemudian menceritakan tentang taman kanak-kanak yang didirikannya pada tahun 2016, yang kini memiliki sekitar 30 anak di dua lokasi di Sofia. Ia menjelaskan tentang keyakinan para guru Advent dan bagaimana mereka bekerja. Maria merasakan bahwa Tanya mulai terbuka terhadap hal-hal rohani.
Percakapan mereka berlanjut pada tantangan yang pernah dihadapi taman kanak-kanak dan bagaimana Tuhan menuntun mereka dengan cara yang ajaib. Merasa tergerak oleh Roh Kudus, Maria menawarkan posisi paruh waktu kepada Tanya.
Dua hari kemudian, Tanya menelepon untuk menerima tawaran tersebut.
Sebulan kemudian, Maria baru mengetahui kisah selengkapnya.
Tanya bercerita bahwa setelah wawancara itu, ia menangis tersedu-sedu tanpa bisa berhenti. Suaminya, Denislav, menunggunya di mobil, dan ia duduk di sebelahnya sambil menangis selama tiga puluh menit. Denislav hanya tersenyum, menyadari bahwa Roh Kudus sedang bekerja di hati istrinya.
Tanya mengatakan bahwa selama wawancara, timbul keinginan dalam hatinya untuk hidup dalam iman seperti Maria. Ketika ia meninggalkan taman kanak-kanak, ia merasa seolah-olah matahari bersinar dengan cara yang berbeda. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia merasa bahwa Tuhan benar-benar mengasihinya.
Setelah menghapus air matanya di mobil, ia berjanji kepada Denislav bahwa ia akan pergi ke gereja bersamanya pada hari Sabat. Ia menepati janjinya. Maria mulai memberikan pelajaran Alkitab kepada Tanya, dan sembilan bulan kemudian, Tanya menyerahkan hatinya kepada Yesus dan dibaptis. Denislav sangat bersukacita.
Beberapa waktu kemudian, Tanya mengaku bahwa ada bagian dari kisahnya yang belum ia ceritakan. Dua hari setelah wawancara kerja, seorang mantan atasan meneleponnya dan menawarkan posisi sebagai salah satu pemilik taman kanak-kanak dengan gaji tinggi dan kebebasan penuh untuk membentuk tim serta programnya sendiri. Tawaran itu sangat menggoda. Namun, Tanya menimbang-nimbang dan menyadari bahwa jika ia menerimanya, ia akan kehilangan sesuatu yang jauh lebih berharga. Maka ia menelepon Maria untuk menerima pekerjaan paruh waktu tersebut.
Kini, Tanya memimpin lokasi kedua Taman Kanak-Kanak Colorful Hope, sementara Maria tetap memimpin lokasi pertama. Selain itu, Tanya dan Denislav juga menjadi perintis gereja. Melihat kebutuhan akan kehadiran Advent di salah satu distrik di Sofia yang belum dijangkau, mereka memulai pelayanan dan mendirikan sebuah gereja di sana.
"Luar biasa mengetahui bahwa kita tidak bisa melakukan apa pun dengan kekuatan sendiri," kata Maria. "Yesus berkata, 'Di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.' Tetapi ketika kita berserah di tangan-Nya dan membiarkan Dia bekerja, Dia melakukan mujizat."
Sebagian dari Persembahan Sabat Ketiga Belas pada triwulan ini akan membantu Taman Kanak-Kanak Colorful Hope (Tzventna Nadezhda) pindah dari salah satu gedung sewaannya ke bangunan milik sendiri di Sofia. Lebih dari separuh anak-anak yang bersekolah di sana berasal dari keluarga yang bukan anggota Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh—bahkan beberapa tidak percaya kepada Tuhan.
Terima kasih atas dukungan Anda yang murah hati untuk proyek yang mengubah kehidupan ini di Bulgaria dan proyek-proyek lain yang juga akan menerima manfaat dari persembahan hari ini. Proyek lainnya di Divisi Inter-Eropa meliputi dua sekolah di Rumania; perkemahan remaja, kamp gereja, dan pusat pelatihan di Belgia; serta asrama di Universitas Advent Italia Villa Aurora di Florence, Italia.