Bacaan Persembahan Advent, 7 Maret 2026.
Salah satu pertanyaan paling umum yang kita ajukan pada diri sendiri mengenai penghasilan dan tabungan kita adalah, “Seberapa banyakkah yang cukup?” Dan itu adalah pertanyaan yang sangat wajar.
Adakah sebuah nilai finansial di mana seorang Kristen dapat berkata, “Saya sekarang sudah sudah cukup”?
Apakah kita sudah ‘cukup’ ketika kekayaan bersih kita sepuluh kali lipat dari ‘rata-rata pendapatan rumah tangga tahunan’ di negara tempat kita tinggal? Atau apakah harus dua puluh, lima puluh, atau seratus kali lebih banyak?
Seorang pria pernah berkata, “Saya tahu saya akan punya rasa cukup ketika saya tidak perlu lagi mengisap daging dari biji mangga!”
Perencana pensiun memberi tahu kita bahwa kita memerlukan nilai tabungan dan aset tertentu untuk pensiun dengan nyaman. Haruskah jumlah ini berbeda bagi seorang pengikut Kristus yang sungguh-sungguh berbakti?
"Cukup" sebenarnya adalah istilah yang relatif. Bagi seorang pengikut Kristus, pertanyaan yang penting bukanlah "seberapa banyakkah yang cukup?" melainkan, "Apakah perjuangan saya untuk memperoleh tingkat ‘cukup’ saya telah menjadi penghalang antara saya dan Tuhan saya?"
Jadi, benarkah demikian? Apakah hal itu menjadi penghalang antara hati kita dan Tuhan?
Jika ya, maka kita perlu membuat beberapa perubahan besar … bahkan jika kita masih mengisap daging dari biji mangga.
Imbauan:
Saat kita sekarang mengembalikan persepuluhan 10% milik Tuhan dan
memberikan persembahan Janji kita secara teratur dan sistematis, marilah
kita meminta Tuhan untuk mengungkapkan hal-hal yang mungkin menjauhkan kita dari percaya sepenuhnya kepada-Nya. Marilah kita hidup dengan
bijaksana dan selalu mengingat serta bertindak berdasarkan keyakinan bahwa
Yesus selalu cukup. Terima kasih atas pemberian Anda yang setia hari ini.