Triwulan 2 Pelajaran 5, 2024. 


Download Powerpoint




Sabtu, 27 April 2024.

IMAN MELAWAN SEGALA RINTANGAN.


Bacalah untuk Pelajaran Pekan Ini: Mzm. 119: 162; Yoh. 16: 13- 15; 2 Ptr. 1: 20, 21; Ef 2: 8, 9; Rm. 3: 23, 24; Rm. 6: 15- 18.

AYAT HAFALAN: "Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau" (Mzm. 119: 11).

Para tokoh Reformasi Protestan memiliki sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh orang-orang abad ke-21, yaitu sebuah tujuan hidup. Dalam bukunya, The Empty Self, psikolog Amerika terkenal Philip Cushman membahas tentang orang-orang yang hidup tanpa tujuan. Keyakinan mereka dangkal. Hanya sedikit hal penting yang berarti bagi mereka, dan mereka tidak memiliki sesuatu yang layak untuk diperjuangkan, sehingga mereka tidak memiliki tujuan hidup yang layak.

Namun, pria, wanita, dan anak-anak pada orang-orang pada masa Reformasi Protestan sangat berbeda. Mereka memiliki tujuan hidup yang layak untuk diperjuangkan. Apa yang mereka yakini sangat penting, dan mereka tidak mau mengorbankan integritas mereka. Keyakinan inti mereka adalah bagian yang tidak terpisahkan dari diri mereka. Menyangkal keyakinan ini berarti menyangkal identitas mereka sendiri. Dalam menghadapi kematian, mereka memiliki kedamaian batin.

Dalam pelajaran pekan ini, dengan contoh-contoh dari Reformasi, kita akan menyelidiki bagaimana ajaran Kitab Suci yang mengubah hidup memberikan dasar untuk tujuan yang sejati dan makna yang benar dalam hidup. Memahami kebenaran kekal ini akan mempersiapkan kita untuk menghadapi krisis terakhir dalam pertentangan besar antara yang baik dan yang jahat. Pertempuran yang diperjuangkan oleh para pembaru belum berakhir, dan kita telah dipanggil untuk meneruskan apa yang mereka tinggalkan. Kita pun dapat menemukan Allah yang cukup besar untuk setiap tantangan yang kita hadapi, Allah yang memberikan makna dan tujuan hidup yang tidak dapat diberikan oleh hal-hal duniawi.



  (dengar audio - sabtu)  


Pergi Ke Pelajaran:

Sabtu · Minggu · Senin · Selasa · Rabu · Kamis · Jumat


Penuntun Guru

Bagikan ke Facebook

Bagikan ke WhatsApp