Berita Misi Advent, 4 April 2026.

Malembe Tatasi Filsc dari Republik Demokratik Kongo.
Informasi Triwulan ini: Salah satu proyek misi khusus triwulan ini adalah sekolah keperawatan di Universitas Advent Lukanga di Lubero, Republik Demokratik Kongo. Dalam cerita ini, rektor universitas, Dr. Malembe Tatasi Fils, membagikan tiga kisah orang-orang yang hidupnya berubah melalui universitas tersebut.
Seorang gadis muda dari salah satu agama besar non-Kristen mendaftar di Universitas Advent Lukanga atas rekomendasi ayahnya.
Ayahnya berkata bahwa ia memilih universitas itu karena ia telah mempelajari banyak denominasi Kristen dan merasa bahwa orang Adventlah yang paling tulus menjalankan imannya. Tetapi ia menambahkan, "Meskipun kamu akan belajar di lembaga Adven2026 - BMD Q2 - Pemberian dari Allaht, aku tidak mengirimmu ke sana untuk menjadi orang Advent."
Gadis itu datang dengan hati yang penasaran terhadap ajaran Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Saat universitas mengadakan pekan doa, ia tersentuh oleh khotbah-khotbah yang disampaikan dan memutuskan untuk bergabung dengan gereja. Ia dibaptis pada tahun 2024 tanpa sepengetahuan ayahnya.
"Dia belum memberi tahu keluarganya bahwa ia sudah dibaptis," kata Dr. Malembe. "Dia sedang bersiap menghadapi pertentangan serius dengan ayahnya. Dia sangat membutuhkan doa."
Seorang ibu hamil datang ke klinik berkapasitas 52 tempat tidur yang terhubung dengan universitas untuk pemeriksaan rutin. Di sana, melalui pemeriksaan USG, ia mengetahui bahwa ia mengandung anak kembar. Ia sangat terkejut.
Suaminya telah meninggalkannya, dan kini ia harus membesarkan bukan hanya satu, melainkan dua anak seorang diri.
Klinik itu mengadakan ibadah pagi bagi pasien, staf, dan masyarakat sekitar. Seorang mahasiswa universitas memimpin setiap ibadah, dan setelah itu klinik membagikan roti yang masih hangat.
Ibu itu sangat senang mengikuti ibadah pagi tersebut. Ketika mahasiswa mengadakan seri penginjilan selama dua pekan khusus di klinik, ia hadir di setiap pertemuan. Firman Tuhan menggerakkan hatinya, dan ia pun dibaptis.
Tidak lama kemudian, ia melahirkan bayi kembar.
Saat berita sampai kepada suaminya bahwa ia adalah ayah dari anak kembar, ia datang mencari istrinya. Ia terkejut karena menemukan sosok yang berbeda dengan wanita yang dulu ia tinggalkan. Dari seorang wanita yang gemar mabuk dan tidak setia, kini ia menemukan seorang ibu yang tenang, penuh kasih, dan mengasihi Tuhan dengan segenap hati.
Ia berkata kepada Dr. Malembe, "Saya sangat terkejut melihat perubahan besar dalam diri istri saya. Saya ingin mengikuti ajaran kalian."
Sekarang ia beribadah di gereja Advent bersama istri dan kedua anak kembarnya yang berusia tujuh bulan. Dr. Malembe dan jemaat lainnya berdoa agar ia segera memberikan hatinya kepada Yesus.
Seorang pemuda datang ke universitas dengan keinginan kuat untuk belajar teologi dan menjadi pendeta. Ia telah menjadi anggota gereja Advent sejak SMA, tetapi keluarganya menentang keras rencananya. Mereka ingin ia menjadi dukun. Tidak ada yang mau membiayai pendidikannya. Ia harus berjuang sendiri.
Pemuda itu bekerja sebagai penjaga malam di universitas selama dua tahun untuk mengumpulkan biaya kuliah.
Namun, tak lama setelah ia menjadi mahasiswa, ia jatuh sakit. Ia tidak bisa mengingat apa pun dan sering berkeliaran di kampus tanpa arah. Ia mulai putus asa dan berniat berhenti kuliah.
Keluarganya menyatakan bahwa ia kerasukan roh jahat. "Itu karena dia seharusnya jadi dukun, bukan pendeta," kata mereka.
Dokter di klinik universitas memeriksanya, tetapi tidak menemukan penyakit fisik yang bisa diobati dengan obat.
Mereka berkata, "Ini persoalan rohani. Semua di fakultas teologi harus mendoakan dia."
Maka, 27 dosen dan mahasiswa teologi berkumpul pada hari Kamis untuk mengadakan doa khusus.
Pemuda itu disembuhkan, pikirannya kembali normal, dan ia melanjutkan studinya. Kini ia telah lulus dari universitas dan sedang menunggu panggilan untuk melayani sebagai pendeta.
"Dia seorang pengkhotbah yang sangat fasih, dan kami percaya ia akan melakukan pekerjaan besar bagi gereja," kata Dr. Malembe.
Triwulan ini, Anda dapat membantu Universitas Advent Lukanga menjangkau lebih banyak hati bagi Yesus. Saat ini, mahasiswa keperawatan masih menggunakan laboratorium kecil milik klinik universitas untuk penelitian mereka. Persembahan Sabat Ketiga Belas triwulan ini akan membantu membangun gedung baru yang memiliki laboratorium lebih luas untuk lima bidang studi keperawatan: keperawatan umum, kebidanan, radiologi, teknik laboratorium, dan pediatri. Terima kasih atas persembahan Anda yang murah hati bagi proyek penting ini.