Berita Misi Advent, 30 Mei 2026.

Jeanne dari Burundi.
TIPS CERITA:
* Tunjukkan benua Afrika dan negara Burundi di peta. Kemudian tunjukkan Kota Buganda di barat laut, lokasi Dispensarium Buganda, yang akan menerima sebagian persembahan triwulan ini.
* Ucapkan Jeanne dengan: Zhan.
* Unduh foto-foto untuk cerita ini dari Facebook: bit.ly/fb-mq.
* Tonton video singkat Jeanne di: bit.ly/Jeanne-ECD.
CERITA:
Jeanne pikir dirinya akan meninggal. Wanita berusia 26 tahun yang sedang mengandung itu selalu merasa pusing. Nafsu makannya hilang. Setiap kali keluar rumah, ia merasa seakan angin menembus tubuhnya. Segalanya terasa sakit.
Sebuah rumah sakit di kota di Burundi melakukan serangkaian tes, tetapi tidak dapat menemukan penyakitnya. Jeanne pergi ke rumah sakit lain untuk menjalani pemeriksaan lagi, tetapi para dokter di sana juga tidak bisa menolongnya.
Ia menghabiskan banyak uang untuk mencari kesembuhan, dan semua harapan tampak hilang. Kematian terlihat sebagai satu-satunya jalan keluar. Namun, Jeanne ingin melahirkan. Ia ingin mengenal anak pertamanya.
Lalu seseorang memberitahukan kepadanya tentang klinik Advent di ujung barat laut negeri itu. Jeanne pergi ke klinik itu, yang dikenal dengan nama Dispensarium Buganda.
Staf klinik melakukan pemeriksaan pertama dan segera menemukan penyakitnya. Jeanne tidak mengenal nama penyakit itu, tetapi ia dengan penuh syukur menerima obat cair yang diberikan kepadanya.
Sesuai petunjuk staf, ia meminumnya tiga kali sepekan. Obat itu sangat manis.
Seiring berjalannya waktu, rasa sakitnya hilang, dan ia kembali sehat seperti semula. Saat kembali ke klinik untuk pemeriksaan lanjutan, ia dinyatakan sembuh total.
Jeanne sangat bersukacita! Tidak lama kemudian, ia melahirkan seorang bayi perempuan. Ia memberinya nama Chanelle.
Waktu berlalu, Jeanne jatuh sakit lagi. Kali ini ia merasa kecewa pada klinik Advent itu. Ia mengira bahwa penyakitnya belum benar-benar sembuh dan telah kambuh kembali. Ia pergi ke lima klinik lain, tetapi tidak ada yang bisa menolongnya.
Dalam keputusasaan, ia kembali ke Dispensarium Buganda. Dokter mendiagnosis bahwa kali ini ia menderita penyakit baru: tuberkulosis.
Ia menerima obat dan mendapat nasihat dari staf klinik tentang bagaimana menjaga dirinya dan orang lain tetap aman. Jeanne bersyukur atas diagnosis itu, dan ia bahagia ketika kemudian dinyatakan sembuh kembali.
Setelah itu, ia tidak ragu lagi ketika Chanelle jatuh sakit pada usia dua tahun. Ia segera membawanya ke klinik Advent.
Seorang dokter memeriksa dan menyebutkan nama penyakit yang tidak Jeanne kenal. Dokter memintanya membawa Chanelle kembali setiap 10 hari untuk mendapatkan suntikan. Jeanne menuruti, dan Chanelle menerima 18 kali suntikan sebelum akhirnya dinyatakan sembuh.
Selama masa perawatan, staf klinik datang mengunjungi Jeanne dan putrinya di rumah. Mereka berdoa bersamanya, baik di klinik maupun di rumah.
Hati Jeanne tersentuh oleh kasih mereka kepada Tuhan dan keluarganya yang kecil. Ia memutuskan untuk dibaptis dan bergabung dengan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Ia dimenangkan bagi Kristus melalui cara yang sama yang Kristus gunakan ketika Ia berada di dunia. Ellen White menulis, "Metode Yesus saja yang akan memberi keberhasilan sejati dalam menjangkau manusia. Juruselamat bergaul dengan manusia sebagai seorang yang menginginkan kebaikan mereka. Ia menunjukkan rasa simpati-Nya terhadap mereka, melayani kebutuhan mereka dan memenangkan kepercayaan mereka. Lalu Ia memanggil mereka: 'Ikutlah Aku"" (Pelayanan Penyembuhan, hlm. 112).
Selama berbulan-bulan, staf klinik mempraktikkan metode Kristus: mengunjungi Jeanne dan putrinya, berdoa bersama mereka, melayani kebutuhan mereka, dan memenangkan kepercayaan mereka. Lalu Jeanne memutuskan untuk mengikut Yesus.
Hari ini, Jeanne berusia 40 tahun dan seorang anggota Advent yang setia. Chanelle, yang kini berusia 10 tahun, senang pergi ke Sekolah Sabat bersama ibunya setiap Sabat. Bagi mereka, Dispensarium Buganda adalah karunia berharga dari Tuhan.
"Melalui cara saya diperlakukan di klinik dan kasih yang mereka tunjukkan, saya bisa mengatakan bahwa mereka adalah karyawan Allah," kata Jeanne. "Bahkan ketika saya berada di rumah, mereka tetap mengunjungi saya dan berdoa untuk saya."
Triwulan ini, Anda dapat menolong Dispensarium Buganda memperluas pelayanannya sebagai tangan penyembuhan dari Tabib Agung, Yesus Kristus. Klinik yang terletak di pusat lahirnya Advent di Burundi ini akan menggunakan dana untuk merenovasi gedungnya yang telah ada sejak dibuka pada tahun 1983. Dana itu juga akan dipakai untuk membangun bangsal laki-laki dan perempuan yang baru, ruang pasien tunggal, ruang konsultasi baru, ruang penerimaan, laboratorium, serta kamar mandi. Terima kasih karena telah memberi dengan murah hati untuk proyek penting ini.