Berita Misi Advent, 25 April 2026. 

Dieudonne dari Republik Demokratik Kongo.



Hewan yang Menakutkan

TIPS CERITA:
*Tunjukkan benua Afrika dan negara Republik Demokratik Kongo di peta. Lalu tunjukkan Kota Kinshasa, lokasi Klinik Advent Kinshasa sekaligus pusat media besar yang akan dibangun.
*Ucapkan nama Dieudonne sebagai: DEE-oh-don-ay.
*Unduh foto untuk cerita ini dari Facebook: bit.ly/fb-mq. Tonton video singkat tentang Dieudonne di: bit.ly/Dieudonne-ECD.


CERITA:
Dieudonne begitu bersemangat melayani Tuhan di Republik Demokratik Kongo. Pekerjaannya adalah berkhotbah di kampus-kampus universitas dan membawa para mahasiswa ke gerejanya. Ia sangat pandai dalam pekerjaannya dan sudah melakukannya dengan baik selama bertahun-tahun.

Lalu, ketika usianya 68 tahun, beberapa penginjil Alkitab datang tanpa diduga ke rumahnya dan mengundangnya ke pertemuan kebangunan rohani yang diadakan oleh Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh.

Dieudonne dan istrinya menghadiri malam pembukaan dan terkejut melihat spanduk besar bergambar binatang-binatang mengerikan. "Wah!" seru Dieudonne. "Apa ini?"

Istrinya berkata ia ketakutan dan tidak ingin berada di sana.

"Binatang-binatang ini menakutkan," katanya. "Apakah ini benar-benar gereja, atau sesuatu yang lain? Kita tidak pernah melihat hal seperti ini di gereja kita, jadi saya ragu kalau mereka benar-benar memberitakan Injil. Bisa saja kita disesatkan oleh mereka."

Saat ia bersiap untuk pulang, Dieudonne berkata bahwa ia tidak takut dengan gambar-gambar binatang itu dan ia berencana untuk tetap berada di sana. Istrinya menggelengkan kepala dan pergi.

Kemudian pertemuan dimulai. Saat mendengarkan, Dieudonne mengetahui bahwa gambar-gambar itu diambil dari kitab Daniel dan Wahyu. Ia sudah berkhotbah selama bertahun-tahun, tetapi ia belum pernah memahami nubuat dalam Daniel dan Wahyu sebagaimana ia mendengarnya malam itu.

Ia kembali keesokan malamnya, dan malam berikutnya lagi. Ia belajar banyak hal yang belum pernah ia dengar sebelumnya.

Namun pemahamannya tentang Allah berubah total ketika pengkhotbah membaca Lukas 24 ayat 1. Ayat itu menceritakan para perempuan yang pergi ke kubur Yesus, dan dimulai dengan kata-kata, "Tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu...."

Selama ini Dieudonne selalu mengira bahwa hari pertama dalam satu pekan adalah hari Senin. Jadi ia berpikir bahwa ia sudah menaati hukum keempat ketika membaca Keluaran 20 ayat 8 sampai 10: "Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan."

Sekarang, untuk pertama kalinya, ia menyadari bahwa Alkitab mengajarkan hari pertama setiap pekan adalah Minggu, bukan hari Senin. Ia pun memutuskan mulai saat itu untuk menguduskan hari Sabtu sebagai Sabat.

Ketika pendeta membuat panggilan untuk baptisan, Dieudonne tidak perlu berpikir dua kali. Ia memang sudah pernah dibaptis sebelumnya, tetapi ia berpikir, "Inilah kesempatan saya untuk dibaptis dalam kebenaran." Ia langsung maju ke depan.

Setiap malam sepulang pertemuan, Dieudonne menceritakan apa yang ia pelajari kepada istrinya. Istrinya akhirnya menerima bahwa hari ketujuh adalah Sabtu, dan ia pun dibaptis. Dieudonne juga menceritakan keyakinan barunya kepada anggota keluarga lainnya, dan beberapa cucunya juga dibaptis.

Hari ini, Dieudonne tetap bersemangat melayani Tuhan di Republik Demokratik Kongo. Ia tidak lagi berkhotbah di kampus universitas untuk gerejanya yang lama. Sebaliknya, gerejanya yang baru menolongnya mendirikan sebuah tenda di tepi trotoar kota, tempat ia mengundang orang-orang yang lewat untuk mengikuti pelajaran Alkitab. Ia juga mengundang mereka datang ke gerejanya yang baru. Dalam beberapa bulan pertama dari pelayanan tenda tersebut, 20 orang telah bergabung dengan gereja.

"Sukacita terbesar saya adalah pergi ke luar ke masyarakat," kata Dieudonne. "Setiap hari, saya mempelajari Alkitab bersama orang-orang."

Gereja tempat Dieudonne beribadah terhubung dengan Klinik Advent Kinshasa, penerima Persembahan Sabat Ketiga Belas triwulan yang lalu. Terima kasih karena telah mendukung klinik dan jemaatnya melalui doa-doa Anda. Pada triwulan ini, Anda bisa mendukung proyek baru di Kinshasa, yaitu sebuah pusat media yang akan menampung Hope Channel, Adventist World Radio, pusat penginjilan media sosial, dan pusat panggilan berbahasa Prancis. Terima kasih atas kemurahan hati Anda memberikan persembahan untuk proyek penting ini.




Bagikan ke Facebook

Bagikan ke WhatsApp