Berita Misi Advent, 18 April 2026.

Safi dari Republik Demokratik Kongo.
TIPS CERITA:
*Tunjukkan benua Afrika dan negara Republik Demokratik Kongo di peta. Kemudian tunjukkan Kota Kinshasa, lokasi pusat media yang akan menampung Hope Channel, Adventist World Radio, pusat penginjilan media sosial, dan pusat panggilan berbahasa Prancis, yang akan menerima bagian dari persembahan triwulan ini.
*Unduh foto-foto untuk cerita ini dari Facebook: bit.ly/fb-mq.
*Ucapkan nama Safi sebagai: saa-FII. →Tonton video singkat Safi sedang bernyanyi di: bit.ly/Safi-ECD.
*Ketahui bahwa wawancara untuk cerita ini dilakukan dengan Safi di sebuah studio sempit yang digunakan oleh Hope Channel dan Adventist World Radio sebelum pembangunan pusat media baru. Safi sangat menikmati program-program Hope Channel dan AWR, dan ia berkata, "Saya ingin mengucap syukur kepada Tuhan atas pekerjaan ini."
CERITA:
Nama Safi berarti "murni" dalam bahasa Swahili. Sama seperti namanya, Safi suka memikirkan hal-hal yang murni, berkata dengan kata-kata yang murni, dan bertindak dengan cara yang murni. Ia terutama senang menyanyikan lagu-lagu yang murni.
Safi memiliki kasih yang mendalam untuk menyanyi bagi Tuhan dan membagikan suaranya di berbagai gereja di Kinshasa, ibu kota Republik Demokratik Kongo.
Namun ada sesuatu yang tidak beres.
Ketika ia melihat kekacauan orang-orang yang berteriak dalam bahasa roh dan berdoa dengan suara keras, ia merasa tidak nyaman. Ada sesuatu yang hilang. Ia merasakan bahwa gereja-gereja tempat ia beribadah tidak memiliki kebenaran yang murni.
Di rumah, Safi memohon kepada Tuhan untuk menolongnya menemukan gereja-Nya yang sejati dengan kebenaran yang murni. Setelah itu, ia pergi ke lebih banyak gereja dan bernyanyi di sana. Tetapi ia tetap tidak merasa puas.
Akhirnya, ia memutuskan untuk tidak pergi lagi ke gereja mana pun. Ia akan tinggal di rumah dan berdoa supaya Tuhan menunjukkan kepadanya gereja-Nya yang sejati dengan kebenaran yang murni.
Sebagai gantinya, Safi menonton khotbah-khotbah di YouTube di rumah. Suatu hari, ia menemukan sebuah khotbah tentang umat sisa. Pendeta tersebut menjelaskan bahwa Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh adalah umat sisa, dan satu-satunya denominasi yang sepenuhnya setia kepada Firman Allah.
Safi penasaran, dan ia bertanya dalam hati, "Bagaimana caranya saya bisa menemukan gereja ini?"
Ia membuka Facebook dan mengetik kata kunci, "Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh." Pencariannya mengarah ke profil seorang asing. Ia menghubungi pria itu dan mengetahui bahwa ia adalah anggota Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Orang itu memberinya alamat gerejanya dan mengundangnya datang pada hari Sabat.
Safi pun pergi. Ia menyukai cara orang-orang berdoa dan berkhotbah di gereja itu. Tidak ada teriakan dan kekacauan. Segala sesuatunya tertib dan damai. Ia berpikir, "Inilah tempat yang saya cari."
Ia juga terkesan melihat adanya kelas Sekolah Sabat untuk anak-anak dan remaja. Ia sudah lama berharap menemukan gereja yang memiliki program untuk ketiga anaknya, yang berusia 8, 9, dan 10 tahun.
Hari Sabat itu, jemaat memberitahukan kepadanya tentang gereja Advent lain yang lebih dekat dengan rumahnya.
Jadi, ia pergi ke gereja Advent yang lebih dekat itu pada Sabat berikutnya, dan mengetahui bahwa di sana sedang dimulai sebuah program kebangunan rohani selama 35 hari.
Safi menghadiri setiap pertemuan. Ia merasa seolah-olah program itu dirancang khusus untuk dirinya. Saat mendengarkan, ia berpikir, "Tuhan, seharusnya saya sudah datang ke sini sejak dulu."
Pada akhir rangkaian pertemuan, Safi dibaptis dan menjadi anggota Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Pria Advent yang pertama kali dihubunginya lewat Facebook sangat bersukacita!
Hari ini, Safi masih senang memikirkan hal-hal yang murni, berkata dengan kata-kata yang murni, dan bertindak dengan cara yang murni. Ia juga tetap suka menyanyikan lagu-lagu yang murni dan setiap hari Sabat ia dapat ditemukan bernyanyi di gereja Adventnya.
Ia berkata bahwa Tuhan menggunakan media untuk menuntun-nya kepada kebenaran sejati. "Saya bersyukur kepada Tuhan," katanya. "Semua ini terjadi karena saya menonton media."
Salah satu proyek misi khusus triwulan ini adalah pembangunan sebuah pusat media baru yang akan menampung Hope Channel, Adventist World Radio, pusat penginjilan media sosial, dan pusat panggilan berbahasa Prancis di Kota Kinshasa, tempat tinggal Safi, di Republik Demokratik Kongo. Melalui proyek ini, banyak orang di Kinshasa, di seluruh Republik Demokratik Kongo, bahkan di dunia berbahasa Prancis akan diajak untuk mengenal kebenaran Allah yang sejati.
Terima kasih karena Anda telah memberi dengan murah hati untuk proyek penting ini.