Bacaan Persembahan Advent, 19 Agustus 2023.


Laos: 100 Kata Sehari.


Ayat Tema: “Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenar- an itu." (2 Timotius 2: 15)

Nung adalah seorang gadis remaja yang tinggal di Laos, sebuah negara yang berbukit-bukit di Asia Tenggara. Ia ingin belajar bahasa Inggris supaya ia dapat masuk di sebuah universitas yang menggunakan percakapan bahasa Inggris suatu hari nanti. Ketika ia mengetahui bahwa sebuah pusat bahasa Inggris Advent telah dibuka di kotanya, ia ingin sekali mendaftar.

Nung mengikuti studinya dengan sangat serius. Ia memantapkan tujuan untuk mempelajari 100 kosa kata bahasa Inggris setiap hari. Nung tidak tahu banyak bahasa Inggris, namun ia belajar giat dan segera ia mulai mengerti bahasa tersebut. Dengan setia ia mengikuti kelas-kelas dan mempraktikkannya dengan para penutur asli bahasa Inggris pada setiap kesempatan hingga ia sanggup berbicara dengan fasih.

Pusat bahasa Inggris Advent di Laos mengajar Nung lebih dari bahasa Inggris. Itu menyediakan suatu kesempatan untuk belajar mengenai Yesus. Nung dan ibunya adalah di antara yang pertama bergabung dengan pusat pelayanan ibadah Sabat mingguan. Hanya tujuh orang datang ke pertemuan pertama. Sekarang, lebih dari 100 orang datang setiap pekan! Nung dan ibunya meninggalkan iman Budha mereka dan memberikan hati mereka kepada Yesus.

Berbicara bahasa Inggris telah menjadikan mungkin bagi Nung untuk masuk ke universitas Advent di Thailand di mana ia sedang mengambil jurusan pendidikan dan psikologi.

Di beberapa bagian dari Laos, sangat sulit menjangkau orang-orang untuk mengenalkan Yesus. Pusat bahasa Inggris adalah sebuah cara yang luar biasa untuk menjangkau dengan Injil kepada orang-orang muda dan orang tua juga, sementara itu mengajarkan kepada mereka keterampilan yang penting.

Pusat bahasa Inggris bukanlah upaya pertama untuk menanam sebuah jemaat Advent di daerah di mana Nung dan ibunya tinggal. Beberapa tahun yang lalu, satu keluarga penginjil memasuki sebuah kota di Laos untuk mengenalkan orang Laos di sana kepada Yesus. Sesudah empat tahun keluarga itu terpaksa mengungsi dari daerah itu akibat perang, meninggalkan sejumlah kecil umat percaya yang baru yang masih sangat muda dalam iman mereka. Sekarang ini, hanya satu orang Advent tersisa di Kota Luang Namtha, sebuah kota yang memiliki lokasi strategis sebagai pintu gerbang bagian utara Laos ke Tiongkok. Gereja sedang bekerja untuk mengusahakan kembali kehadiran orang Advent di wilayah Laos ini.

PESAN: Rencana Misi Advent Laos untuk membangun sekolah dasar dua bahasa di sini akan menjangkau keluarga-keluarga dengan anak-anak yang ingin belajar dalam lingkungan pen- didikan internasional Kristen. Persembahan Janji kita yang didorong oleh iman membantu menjadikan ratusan proyek seperti sekolah baru ini nyata dan sebuah jangkauan keluar yang penting bagi Yesus di Laos bagian utara dan di seluruh dunia.




Bagikan ke Facebook

Bagikan ke WhatsApp